Heboh Penumpang Protes Bau Durian, Ini Cara Mengemas untuk Hilangkan Bau Menyengat

Kejadian tak menyenangkan sempat dirasakan penumpang Sriwijaya Air 091 tujuan Bengkulu-Jakarta.

Heboh Penumpang Protes Bau Durian, Ini Cara Mengemas untuk Hilangkan Bau Menyengat

TRIBUN-BALI.COM, BENGKULU - Kejadian tak menyenangkan sempat dirasakan penumpang Sriwijaya Air 091 tujuan Bengkulu-Jakarta.

Penumpang protes lantaran maskapai membawa sekitar 2 ton durian di kargo pesawat, Senin (5/11/2018).

Kericuhan di Bandara Fatmawati sempat terjadi dan diabadikan sejumlah penumpang lain dan viral di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Manajer Sriwijaya Air Bengkulu, Abdul Rahim didampingi Kepala Bandara Fatmawati, Anies Wardhana, Selasa (6/10/2018), memberikan keterangan resmi.

Baca: Penumpang Sriwijaya Air Mendadak Turun dari Pesawat dan Menolak Terbang, Alasannya Ada Durian

Baca: Stefano Lilipaly Kembali ke Timnas Indoneia, Coach Bima Ingin Turunkan Skuat Terbaik

Baca: Live Streaming RCTI - Head to Head Timnas Indonesia Vs Singapura, 8 Laga Singapura Mendominasi

Baca: Nasib Saddil Ramdani bersama Timnas Indonesia Setelah Sang Kekasih Cabut Laporan dan Damai

Menurut Abdul Rahim, mekanisme penangkutan durian tersebut sebenarnya sudah sesuai prosedur.

"Berita bahwa kami mengangkut tiga ton durian itu tidak benar. Itu sudah termasuk semua bagasi dan kargo, berat durian hanya 2,025 ton," kata Abdul Hakim.

Durian telah dikemas sesuai peraturan yang ada dan diletakkan di dalam bagasi.

Hal tersebut tidak dilarang dan tidak membahayakan penerbangan. Hal ini diamini Kepala Bandara Fatmawati, Anies Wardhana.

Menurut dia, mengangkut durian di kargo dibolehkan, namun dikemas dengan baik agar tidak mengganggu keselamatan penerbangan.

Baca: Timnas Indonesia Pertajam Bola Mati, Coach Bima Sebut Sangat Krusial

Baca: Hanya Ada 5 Ribu Lembar, Ini Harga Tiket Nonton Timnas Indonesia Kontra Singapura dan Thailand

Baca: Ini Alasan Kekuatan Timnas U-19 Indonesia Dianggap Sejajar dengan Korea Selatan

Halaman
123
Penulis: Rizki Laelani
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved