Liputan Khusus

Sejarah Timbul & Tenggelamnya Puri-puri di Bali, Raja Klungkung XII: Politik Picu Keretakan Puri

Ketua atau Panglingsir Agung Paiketan Puri-puri Sejebag Bali, Ida Dalem Smara Putra mengatakan, puri-puri di Bali memiliki sejarah panjang

Sejarah Timbul & Tenggelamnya Puri-puri di Bali, Raja Klungkung XII: Politik Picu Keretakan Puri
Istimewa
Raja Klungkung XII, Ida Dalem Smara Putra, saat ditemui Tribun Bali belum lama ini. Ida dalem menyebut perkembangan puri-puri di Bali timbul dan tenggelam. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua atau Panglingsir Agung Paiketan Puri-puri Sejebag Bali, Ida Dalem Smara Putra mengatakan, puri-puri di Bali memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak zaman masuknya Majapahit.

Menurut Ida Dalem, seiring perkembangan zaman, serta berubahnya sistem politik di Nusantara, puri-puri di Bali pun timbul dan tenggelam.

“Ada puri yang dulu eksis, terus karena satu dan lain hal sekarang tidak ada lagi. Contohnya Puri Samprangan, Puri Sweca Linggarsa Pura. Dulu, keduanya ada, namun sekarang tidak ada. Tapi ada juga yang baru muncul,” jelas Ida Dalem yang juga Raja Klungkung ke-XII saat ditemui akhir Oktober lalu.

Dalam buku Sejarah Bali terbitan Universitas Udayana, dijelaskan bahwa sebelum masuknya Belanda, ada dua puri yang merupakan cikal bakal puri-puri di Bali saat ini. Di antaranya Puri Samprangan dan Puri Sweca Linggarsa Pura.

Puri Samprangan yang berpusat di sebelah timur pusat Kota Gianyar merupakan kerajaan pertama yang dibangun oleh dinasti turunan Majapahit, pasca dinasti Warmadewa dijatuhkan.

Dalam buku itu juga dijelaskan bahwa Puri Samprangan sempat mengalami konflik internal, sehingga menimbulkan perpecahan dan muncullah Puri Sweca Linggarsa Pura.

Kini, menurut Ida Dalem Smara Putra, dua puri tersebut sudah tidak ada lagi.

Puri yang ada sekarang adalah puri-puri dalam Asta Negara yaitu delapan puri pokok, dan puluhan puri-puri terusan.

Sebelum puri di Bali bersatu dalam sebuah wadah paiketan, kata Ida Dalem, dulunya puri-puri di Bali berjalan sendiri-sendiri.

Puri dari Kerajaan Klungkunglah yang disebut-sebut menyatukan puri-puri di Bali pada masa kerajaan dulu.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved