Serba Serbi

Saat Tilem, Gelap Tak Harus Diusir dengan Terang Buatan

Hari ini, Rabu (7/11/2018) merupakan perayaan bulan gelap pada bulan kelima atau Tilem Kelima bagi umat Hindu khususnya di Bali.

Saat Tilem, Gelap Tak Harus Diusir dengan Terang Buatan
Tribun Bali/Putu Supartika
(Ilustrasi) Tradisi munjung saat Tilem Kesanga di Desa Pakraman Selumbung, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Jumat (16/3/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hari ini, Rabu (7/11/2018) merupakan perayaan bulan gelap pada bulan kelima atau Tilem Kelima bagi umat Hindu khususnya di Bali.

Menurut Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, Putu Eka Guna Yasa, pemujaan kepada gelap atau Tilem itu jelas sekali ditujukan kepada Siwa.

Menurutnya, dalam Jnyana Sidantha disebutkan di dalam matahari ada suci, di dalam suci ada siwa, di dalam siwa ada gelap yang paling gelap.

Hal itulah yang menyebabkan tilem mendapatkan pemuliaan.

Guna mengatakan di daerah Bangli ada Pura Penileman, dimana setiap Tilem dilakukan pemujaan di sana.

"Di Pura Penileman dilakukan pemujaan kepada Siwa, karena ada warga masyarakat yang nunas (meminta) pengidep pati atau sarining taksu jelas sudah Siwa. Bukti arkeologis ada arca Dewa Gana yang merupakan putra Siwa,” katanya.

Sehingga dalam konteks kebudayaan di Bali yang dimuliakan bukan bulan terang saja atau Purnama, tapi gelap yang paling gelap juga dimuliakan.

Sementara itu, dalam buku Sekarura karya IBM Dharma Palguna halaman 9 dikatakan, kepada kita para Guru Kehidupan (dan Guru Kematian) mengajarkan agar menghormati gelap, tidak kurang dari hormat pada terang.

Hormat pada gelapnya bulan mati (Tilem) tidak kurang dari hormat kita pada terang bulan purnama.

Disebutkan lebih lanjut dalam buku itu pada halaman 10, pembelaan Mpu Tan Akung kepada gelap yaitu gelap tidak harus dihindari atau diusir dengan mengadakan terang buatan.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved