Sponsored Content

Sriwijaya Air District Denpasar Ajak Lima Anak Panti Asuhan Tunas Bangsa Wisata ke Jakarta

Beberapa tempat wisata edukasi yang akan dikunjungi oleh mereka yakni seperti Kidzania, Monumen Nasional (Monas) TMII

Sriwijaya Air District Denpasar Ajak Lima Anak Panti Asuhan Tunas Bangsa Wisata ke Jakarta
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Seluruh Distrik dan Tiketing Town Office Maskapai Sriwijaya Air kembali mengajak anak-anak panti asuhan untuk berwisata ke Jakarta dari 7 sampai 11 November 2018 mendatang.

Program ini diberinama “Tamasya bersama Sriwijaya” dengan tema Prestasi Anak Bangsa. Untuk Distrik Denpasar terdapat lima anak-anak dari panti asuhan Tunas Bangsa Denpasar.

“Setiap memperingati HUT dari Sriwijaya Air mengajak adik-adik dari seluruh distrik Sriwijaya Air untuk bertamasya ke Jakarta. Dari Distrik Denpasar ini kita mengajak lima orang dari panti asuhan. Sebelum mengikuti puncak HUT Sriwijaya Air yang jatuh pada 10 November. Mereka diajak an diajak berkunjung ke sejumlah obyek wisata sekaligus edukasi,” jelas Sales Manager Sriwijaya Air Distrik Denpasar, Nikolas Indra, Rabu (7/11/2018) di keberangkatan domestik Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Beberapa tempat wisata edukasi yang akan dikunjungi oleh mereka yakni seperti Kidzania, Monumen Nasional (Monas) dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Nikolas menyampaikan tujuan program ini adalah guna menyenangkan atau membuat bahagia anak-anak panti asuhan. Sebelumnya dilatarbelakangi oleh Chandra Lie dari kecil tidak pernah kesampaian untuk menaiki pesawat.

“Pak Chandra itu beliau dulu waktu kecil ingin naik pesawat tapi tidak pernah kesampaian. Jadi beliau membuat program setiap HUT Sriwijaya Air mengajak adik-adik dari panti asuhan merasakan naik pesawat,” tambahnya.

Pada puncak HUT Sriwijaya Air di tahun ini yang ke-15 diperingati pada 10 November, anak-anak panti asuhan akan diajak mengunjungi Kantor Pusat Sriwijaya yaitu di Gedung Sriwijaya Tower di Cengkareng Business City, sekaligus merayakan HUT Sriwijaya Air disana.

Dimana program ini dilakukan sebagai salah satu bentuk syukur dari Sriwijaya Air yang sudah 15 tahun melayani masyarakat Indonesia dalam hal transportasi udara.

"Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang transportasi udara tidak hanya berpikir soal bisnis. Kita juga harus berbagi dengan sesama, kaum duafa dan tidak mampu, sekaligus juga memperingati acara ulang tahun kita. Intinya tujuan kami, mengucapkan syukur dan semoga Sriwijaya Air Group sukses melayani masyarakat Indonesia di bidang transportasi udara,” tambahnya.

Lima anak-anak panti asuhan Tunas Bangsa Denpasar yang mendapatkan kesempatan terbang bersama Sriwijaya Air diantaranya Vanila Fatihah, Ayra Rafifah, Fitri Febriana, Aniaturrohmah dan Nur Sabi’ah dan didampingi satu orang pengasuh yakni Sari Putri Yanti.

“Ini pertama kali aku naik pesawat. Agak deg-degan juga sih tapi dikit. Senang bisa naik pesawat ke Jakarta sama Sriwijaya Air,” ucap Nur Sabi’ah kepada Tribun.

Nikolas menyampaikan pemilihan panti asuhan dilakukan secara random oleh Sriwijaya Distrik Denpasar dan sebelumnya pada bulan ramadhan kemarin mengajak panti asuhan Tunas Bangsa untuk hadir dalam buka puasa bersama Sriwijaya Air Distrik Denpasar.

Kriteria yang dipilih lima adik-adik ini tidak ada dipilih khusus pihak Sriwijaya Air hanya memberikan kriteria usia dari mulai usia 7 sampai 11 tahun. “Mungkin dipilihnya dari kebijakan panti asuhannya apakah ada anak yang berprestasi disana sehingga terpilih,” tambahnya.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved