Bali United

Begini Kata Tim Dokter Bali United soal Cedera Agus Nova dan Ahmad Agung

Pemain Bali United Agus Nova Wiantara dan Ahmad Agung Setiabudi mendapatkan cedera saat bertanding melawan Persib Bandung

Begini Kata Tim Dokter Bali United soal Cedera Agus Nova dan Ahmad Agung
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Tim dokter Bali United, Virsa Paradissa saat berbicara dengan pemain Bali United, Mahamadou N’diaye di Lapangan Gelora Trisakti, Kuta, Bali, Jumat (14/9/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pemain Bali United Agus Nova Wiantara dan Ahmad Agung Setiabudi mendapatkan cedera saat bertanding melawan Persib Bandung di Stadion Batakan Balikpapan, Selasa (30/10/2018).

Dokter tim Bali United, Virsa Paradissa menuturkan, Agus Nova mengalami cedera di lutut kirinya berupa cedera ACL (anterior cruciate ligament) dan MCL (medial collateral ligament), bek Bali United tersebut pun sekarang sedang fokus pemulihan stabilisasi MCL.

“Dia (Agus Nova) kasusnya ACL (anterior cruciate ligament), kita masih fokus pemulihan stabilisasi MCL-nya dulu selama kurang lebih 3 minggu, setelah itu jika ada kemungkinan rekonstruksi baru kami konsultasikan lagi,” ujarnya di Lapangan Gelora Trisakti, Kuta, Bali, Rabu (7/11/2018).

Virsa berujar bahwa kesembuhan cedera tidak bisa diperhitungkan seperti matematika.

Ia menjelaskan, kemungkinan atau estimasti berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk bisa sembuh bergantung dari pemain itu sendiri.

“Kita gak bisa bikin hitungan matematika sama kondisi cedera seperti itu. Itu adalah estimasi, mungkin dia bisa lebih cepat, mungkin juga dia bisa lebih lama, seperti itu,“ ucapnya.

Sedangkan, Ahmad Agung mengalami cedera hamstring dan sudah memasuki program penguatan.

Ditambahkannya, pemain Bali United tersebut membutuhkan waktu untuk sembuh kurang lebih dua minggu.

“Ahmad Agung kemarin mengalami cedera hamstring, jadi dia sekarang masih program penguatan, kurang lebih dalam dua minggu, seminggu paling cepat,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan tahapan proses penyembuhan cedera yang dialami Ahmad Agung.

“Maksudnya gini, kita kan bertahap dulu, jadi dari penyembuhan terus masuk ke program penguatan. Setelah program penguatan itu baru kita tes dulu, dia bisa gak, aman ga , sprint-nya gimana, semuanya di tes, habis itu kalau sudah aman baru dia ikut latihan tim. Jadi kalau mereka sudah bergabung dengan latihan tim berarti ya sudah bagus, berarti fit to play untuk training, cuma untuk nyari fit to play untuk match-nya ya itu beda-beda tiap orang walaupun kasusnya sama, gitu sih,” katanya.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved