Curhatan Maria Ozawa Usai Berurusan dengan Imigrasi Denpasar dan Penjelasan Pihak Imigrasi

Maria Ozawa harus mendatangi Kantor Imigrasi Denpasar guna mengambil paspor yang dibawa oleh petugas

Curhatan Maria Ozawa Usai Berurusan dengan Imigrasi Denpasar dan Penjelasan Pihak Imigrasi
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
maria ozawa 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR – Saat ini Maria Ozawa telah sampai di Manila dan melanjutkan kegiatan kesehariannya mengurus restoran yang dikelola bersama tunangannya. 

Namun, dia mendapatkan pengalaman yang kurang mengenakan bagi dirinya, karena harus berurusan dengan Imigrasi Kelas I Denpasar seusai menghadiri acara pesta ulang tahun sahabatnya yakni Barbie Nouva, Selasa (6/11/2018) malam.

Baca: Maria Ozawa Kesal Jadi Objek Selfie, Imigrasi Denpasar Periksa karena Laporan Masyarakat

Baca: 5 Pose Maria Ozawa Tertangkap Kamera Saat Diperiksa, dan Pesan untuk Masyarakat Indonesia

Maria Ozawa harus mendatangi Kantor Imigrasi Denpasar guna mengambil paspor yang dibawa oleh petugas.

Ia merekam sebuah tayangan di stasiun televisi swasta yang memberitakan mengenai permasalahannya di Imigrasi dan mengunggahnya di akun instagram pribadinya.

Dan menuliskan caption yang kurang lebih adalah curhatan dan cerita singkat yang dialaminya malam sebelum ia kembali ke Filipina.

Berikut terjemahannya.

Saya yakin kebanyakan dari kalian tahu tentang pengalaman menakutkan yang saya dapatkan kemarin. Antara pukul 23.00 sampai 03.00 dini hari di Imigrasi Bali Indonesia. Aku cuma datang ke ulang tahun teman baikku Barbie Nouva sebagai undangan di acara awal sampai akhir. Dan tiba-tiba ada dua orang pria datang ke saya dan bilang mereka adalah orang-orang dari Imigrasi butuh untuk melihat paspor. Dan hari itu mereka tiba-tiba pergi, melihat itu semua beberapa menit kemudian mereka lari tanpa berbicara apapun dengan membawa lari paspor saya.

Kami semua panik, yang sebelumnya kami akan melanjutkan after party, kami cancel. Dan kami langsung ke Kantor Imigrasi. Panjang dari cerita semua itu, Kantor Imigrasi bilang bahwa ada seseorang yang datang ke party Barbie Nouva dan bilang bahwa Maria melakukan sesuatu yang buruk dan bisnis tersembunyi. Apapun yang mereka lakukan adalah kebohongan, dusta, gosip, dan itu membuat saya masuk kedalam sebuah masalah.

Ok tidak peduli apapun setelah membicarakan banyak hal yang tidak masuk akal selama dua jam di dalam kantor imigrasi. Mereka mencetak beberapa kertas untuk saya tandatangani. Lalu mereka mengembalikan paspor saya, memberitahu saya bahwa saya selalu terkenal di Indonesia. Dan akhirnya kami keluar dari ruangan itu. Dan mereka meminta berfoto selfie dengan saya. Coba lihat serius tidak. Orang imigrasi hanya membuat cerita main-main untuk mendapatkan saya datang ke Kantor Imigrasi dengan alasan mengambil paspor saya hanya untuk minta foto bareng dengan saya.

Halaman
1234
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved