BPJS Kesehatan Singaraja

Persiapkan Masa Depan Anak, Putu Daftarkan Calon Bayi Jadi Peserta JKN-KIS Sedini Mungkin

Ia awalnya tidak percaya JKN-KIS bisa mendaftarkan bayi yang masih dalam kandungan, tatkala berita itu benar, ia pun girang bukan kepalang

Persiapkan Masa Depan Anak, Putu Daftarkan Calon Bayi Jadi Peserta JKN-KIS Sedini Mungkin
BPJS Kesehatan Singaraja
Putu Eridiana Sari asal Desa Seririt, Buleleng, saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Singaraja. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sebagai orang tua, dikaruniai anak adalah sebuah anugerah yang tidak ternilai harganya.

Setiap orang tua selalu ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya, di zaman saat ini segala sesuatunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit, baik biaya hidup sehari-hari, pendidikan sampai biaya kesehatan.

Khususnya dalam bidang kesehatan, program pemerintah JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ternyata sangat membantu untuk biaya kesehatan masyarakat, terlebih lagi program ini bisa mendaftarkan bayi yang masih dalam kandungan.

Putu Eridiana Sari adalah seorang perawat yang beralamat di Desa Seririt, Buleleng, saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Singaraja sedang mengisi formulir daftar isian peserta yang akan mendaftarkan dirinya, suami dan bayinya yang masih dalam kandungan sebagai peserta JKN-KIS.

“Saya sangat antusias untuk mendaftarkan diri dan keluarga saya sebagai peserta JKN-KIS, terlebih lagi program ini juga bisa mendaftarkan bayi yang masih dalam kandungan. Kebetulan saya sedang hamil tujuh bulan, sekalian saya daftarkan bayi saya yang masih dalam kandungan,” ungkap Putu.

Ia bercerita awalnya tidak percaya kalau program JKN-KIS ini bisa mendaftarkan bayi yang masih dalam kandungan, tatkala diketahuinya berita tersebut benar, ia pun girang bukan kepalang.

Pasalnya, sebagai calon ibu tentunya tidak ingin hal-hal buruk terjadi, namun tidak ada salahnya juga mempersiapkan segala sesuatunya sedini mungkin.

Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan jika mendaftarkan bayi yang masih dalam kandungan, seperti yang dituturkan Putu.

“Banyak terjadi kasus ketika seorang wanita melahirkan bayi yang mengalami kondisi yang harus memerlukan perawatan khusus di rumah sakit, tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit. Jika tanpa meiliki jaminan kesehatan seperti BPJS Kesehatan, maka akan ada biaya yang dikeluarkan untuk perawatan tersebut. Dengan memegang JKN-KIS ini, saya merasa tenang ketika melahirkan karena tidak perlu memikirkan besarnya biaya persalinan saya nanti dan calon bayi saya juga sudah dijamin oleh program JKN-KIS,” terang perempuan yang berusia 30 tahun ini.

Ia pun mengimbau, bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segeralah mendaftarkan diri sebelum sakit, karena sakit datangnya tidak pernah bisa diprediksi sebelumnya.

Dengan menyisihkan uang yang jumlahnya sangat murah, untuk membayar iuran BPJS Kesehatan setiap bulannya, seluruh biaya pelayanan kesehatan apabila sakit dan membutuhkan perawatan di fasilitas kesehatan sudah dijamin sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan.

“Saya berterima kasih kepada BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program JKN-KIS. Saya dilayani dengan sangat baik di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Singaraja, dari petugas satpam yang menyambut saya dengan sangat hangat, hingga petugas customer service yang melayani saya dengan ramah dan sabar. Semuanya tanpa iur biaya satu rupiah pun,“ tutup Putu.(*)

Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved