BPJS Kesehatan Singaraja

Punya JKN-KIS Tapi Tak Pernah Digunakan, Artinya Kita Beramal

Kehadiaran Progam JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan di tengah masyarakat terus disambut baik

Punya JKN-KIS Tapi Tak Pernah Digunakan, Artinya Kita Beramal
BPJS Kesehatan Singaraja
I Nyoman Sutawa yang merupakan Sekpri Sekda Kabupaten Buleleng. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kehadiaran Progam Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan di tengah masyarakat terus disambut baik, salah satunya oleh I Nyoman Sutawa yang merupakan Sekpri Sekda Kabupaten Buleleng.

Saat ditemui di Kantor Sekda Buleleng, ia mengungkapkan selalu merasa tenang karena sudah memegang kartu JKN-KIS.

Pasalnya, semua biaya pelayanan kesehatan bisa ditanggung BPJS Kesehatan selama pasien JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Saya jarang menggunakan kartu JKN-KIS ini, tapi saya bangga telah memiliki kartu ini karena apabila saya tidak menggunakannya, saya bisa menolong peserta lain yang sedang sakit. Itu berarti saya dalam keadaan sehat dan dengan tidak menggunakan kartu JKN-KIS, saya bisa beramal untuk peserta yang sakit. Luar biasa bahagianya karena secara tidak langsung saya sudah bersedekah kepada orang lain dan Tuhan pasti mencatat itu, hitung-hitung menambah amal ibadah untuk masuk surga di akhirat,” tuturnya sambil tersenyum.

BPJS Kesehatan merupakan program pemerintah yang memiliki prinsip gotong royong, yang mana prinsip gotong royong ini adalah prinsip kebersamaan antar peserta dalam menanggung beban biaya jaminan sosial kesehatan, dari kewajiban setiap peserta membayar iuran setiap bulannya.

“Bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, segeralah mendaftarkan diri dan keluarga karena sakit datangnya tidak minta izin terlebih dahulu. Jangan sampai menyesal nantinya setelah sakit dan memerlukan biaya pelayanan kesehatan yang besar,” imbuh pria asal Sukasada Buleleng ini.

Ia pun berpesan, bagi masyarakat yang masih kurang paham tentang program JKN-KIS ini, sebaiknya bisa menanyakan ke BPJS Kesehatan untuk memperoleh informasi yang benar di tengah banyaknya informasi simpang siur yang belum tentu kebenarannya.

Tak perlu datang ke Kantor BPJS Kesehatan, cukup dengan menelepon BPJS Kesehatan Care Center 1500400, aplikasi Mobile JKN atau dengan menggali informasi di website dan media sosial resmi BPJS Kesehatan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena telah menjamin kesehatan saya, dan saya berharap untuk peserta yang terdaftar sebagai peserta mandiri, rutinlah membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulannya, karena dengan iuran anda yang sehat akan sangat membantu peserta lain yang sedang sakit, bangga dong ya bisa menjadi pahlawan bagi orang lain yang sedang membutuhkan. Sekecil apapun yang kita berikan, itu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tutur Nyoman menutup pembicaraan.(*)

Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved