Sambil Menangis, Ketut Ismaya: Kalau Saya Salah, Biarkan Ida Bhatara Mengutuk Saya

Sambil Menangis, Ketut Ismaya: Kalau Saya Salah, Biarkan Ida Bhatara Mengutuk Saya

Sambil Menangis, Ketut Ismaya: Kalau Saya Salah, Biarkan Ida Bhatara Mengutuk Saya
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Calon DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI, Ketut Putra Ismaya Jaya (40) tiba di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (8/11/2018). 

Pihaknya menyatakan publik harus mengetahui dibalik perkara ada proses politik terkait dengan pemasangan baliho.

"Publik harus dikabarkan dan disosialisasikan. Itu yang nanti akan kami tuangkan dalam eksepsi. Mengenai dakwaan kami akan analisis. Kami sudah mendengarkan apa yang disampaikan jaksa, dan semua keberatan akan kami tuangkan dalam tanggapan," papar Agus Samijaya.

Ia pun membenarkan, saat sidang tim penasihat hukum mengajukan permohonan penangguhan dan pengalihan penahanan terhadap ketiga terdakwa.

"Iya tadi kami mengajukan permohonan penangguhan pengalihan penahanan. Ini adalah hak dari terdakwa mengajukan permohonan penangguhan pengalihan penahanan. Semoga ini menjadi pertimbangan majelis hakim, karena yang bersangkutan, kalau dilihat dari prosesnya, menurut saya terlalu berlebihan apa dilakukan oleh penyidik," jelas Agus Samijaya. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved