Setelah Penangkapan 11 Petugas Diduga Pungli, Desa Adat Sanur Lakukan MoU dengan PD Parkir

Pihak Desa Adat Sanur melakukan MoU ke Perusahaan Daerah (PD) Parkir Kota Denpasar usai 11 petugas retribusi diduga lakukan pungli

Setelah Penangkapan 11 Petugas Diduga Pungli, Desa Adat Sanur Lakukan MoU dengan PD Parkir
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Bendesa Adat Desa Pakraman Sanur, Ida Bagus Paramartha (kiri) bersama Kerta Desa Pakraman Sanur, Ida Bagus Alit Sudewa (kanan) melakukan klarifikasi, Kamis (8/11/2018) siang, terkait penangkapan 11 petugas retribusi yang ditangkap oleh Resmob Ditreskrimum Polda Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sehari setelah terjadinya penangkapan sebanyak 11 petugas retribusi yang diduga melakukan pemungutan liar, pihak Desa Adat Sanur melakukan MoU ke Perusahaan Daerah (PD) Parkir Kota Denpasar.

Pasalnya, menurut jajaran Polda Bali bahwa ditangkapnya petugas-petugas tersebut dikarenakan tidak adanya kerja sama pihak Desa Adat Sanur dengan PD Parkir, hingga disebut pungli.

"Itu dah setelah ini disimpulkan jadi parkir, ya sudah kita ke sana. Dulu persepsinya kan bukan parkir dan sudah berjalan bertahun-tahun. Dan kenapa baru ada tindak seperti ini," kata Kerta Desa Pakraman Sanur, Ida Bagus Alit Sudewa saat melakukan klarifikasi terkait kasus tersebut pada Kamis (8/11/2018).

Ia menjelaskan bahwa dibukanya perjanjian MoU dengan pihak PD Parkir sebagai upaya bahwa Desa Pakraman Sanur taat dalam peraturan hukum yang berlaku.

"Kami tidak melawan, jadi sesuai dengan aturan hukum yang berlaku lah," jelasnya.

Sementara itu, nominal yang dikenakan dalam parkir saat ini sesuai dengan peraturan Wali Kota Denpasar.

Dalam peraturan tersebut, kata dia, ada dua jenis parkir yakni parkir umum dan parkir khusus.

"Karena ini milik desa pakraman disebut parkir khusus," katanya.

Melalui penggunaan parkir khusus ini, Desa Pakraman Sanur boleh menaikkan harga sesuai dengan yang ada di MoU.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved