Transaksi Sabu di Jalan Raya Kampus Unud, Jasman Tak Berkutik Setelah Aksinya Diketahui Polisi

Jasman harus rela berurusan dengan jajaran Satres Narkoba Polresta Denpasar.

Transaksi Sabu di Jalan Raya Kampus Unud, Jasman Tak Berkutik Setelah Aksinya Diketahui Polisi
FOTO: Satres Narkoba Polresta Denpasar
Seorang pria 37 tahun bernama Jasman harus rela berurusan dengan jajaran Satres Narkoba Polresta Denpasar. Pasalnya, Jasman yang tinggal di Jalan Raya Kampus Unud, Jimbaran, Kabupaten Badung, Provinsi Bali ini, sudah memakai sabu sejak dua tahun terakhir. 

Transaksi Sabu di Jalan Raya Kampus Unud, Jasman Tak Berkutik Setelah Aksinya Diketahui Polisi

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang pria 37 tahun bernama Jasman harus rela berurusan dengan jajaran Satres Narkoba Polresta Denpasar.

Pasalnya, Jasman yang tinggal di Jalan Raya Kampus Unud, Jimbaran, Kabupaten Badung, Provinsi Bali ini, sudah memakai sabu sejak dua tahun terakhir.

Hal itu ia akui saat diimtrogasi oleh pihak kepolisian.

Baca: Bawa Telor Berlebihan, Pemotor Ini Dihentikan Polisi Lalu Ini yang Terjadi

Baca: 5 Pose Maria Ozawa Tertangkap Kamera Saat Diperiksa, dan Pesan untuk Masyarakat Indonesia

Baca: Luna Maya Buka Suara Soal Kehidupannya Pascakasus Video Mesum Pada Boy William, Ini Curahannya

Jasman sering melakukam transaksi narkoba di Jalan Raya Kampus Unud.

Hal itu polisi ketahui berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat.

Selama beberapa hari melakukan penyelidikan di tempat tersebut dan berbekal ciri-ciri yang sudah ada akhirnya pada Jumat, (2/11/2018) sekitar pukul 17.00 WITA petugas melihat yang bersangkutan melintas di lokasi.

Baca: Link Live Streaming, Prediksi dan Head to Head Peripura vs Bali United, Ada Apa Saling Sanjung?

Baca: Kalkulasi Bali United Bisa Juara Liga 1 2018, Persib, PSM, dan Persija Bisa Gagal Jika Ini Terjadi

Waktu itu petugas langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan.

Akhirnya saat pengeledahan ditemukan barang bukti berupa satu paket sabu berat bersih 0.13 gram di dalam gengaman tangan kanan tersangka.

Tersangka mengaku bahwa barang tersebut adalah miliknya yang dibeli dari temannya yang bernama Acong, yang keberadaanya belum diketahui.

Baca: Drawing Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Ini Lawan yang Dihadapi Timnas Indonesia

Baca: Bima Sakti Sebut Lima Pemain Timnas Kandidat Kapten, Siapa Layak?

Baca: Stefano Lilipaly Kembali ke Timnas Indoneia, Bima Sakti Ingin Turunkan Skuat Terbaik

Baca: Live Streaming RCTI - Head to Head Timnas Indonesia Vs Singapura, 8 Laga Singapura Mendominasi

"Tersangka membeli dengan cara transfer uang dan sistem tempel barang," tulis laporan tersebut.

Pasal yang disangkakan kepada tersangka yakni pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun serta denda Rp 800 juta hingga Rp 8 milyar. (*)

VIDEO PILIHAN: Tanah Longsor di Klungkung, Tepatnya di Dusun Uma Salakan

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved