Bangli Rawan Tanah Longsor dan Pohon Tumbang, BPBD Sebut Ciri-ciri Ini Terjadi Sebelum Bencana

Kasi Kedaruratan BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa mengatakan, Bangli merupakan kabupaten yang rawan bencana longsor dan pohon tumbang

Bangli Rawan Tanah Longsor dan Pohon Tumbang, BPBD Sebut Ciri-ciri Ini Terjadi Sebelum Bencana
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Jalur rawan longsor di jalan jurusan Desa Buahan menuju Terunyan, Sabtu (3/11/2018) lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Kasi Kedaruratan BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa mengatakan, Bangli merupakan kabupaten yang rawan bencana longsor dan pohon tumbang saat memasuki musim penghujan.

Ini disebabkan topografi wilayah Bangli yang berbukit-bukit.

Agus menyebutkan empat kecamatan di Bangli seluruhnya memiliki potensi bencana longsor ataupun pohon tumbang.

Di Kecamatan Bangli, kawasan longsor dan pohon tumbang berada di jalur Pengotan, tepatnya di wilayah Dusun Penyebeh dan Dusun Sunting.

Potensi serupa juga berada di Desa Bunutin, tepatnya Dusun Praya.

Sedangkan Kelurahan Cempaga, berada di jalur jalan Sidembunut-Tembuku.

Sedangkan di Kecamatan Tembuku, lanjut Agus, untuk potensi bencana longsor dan pohon tumbang berada di sepanjang jalur Tembuku menuju Rendang (Karangasem).

Sementara di Kecamatan Susut, potensi bencana berada di wilayah Desa Demulih, Desa Susut utamanya jalur Dusun Penatahan menuju Dusun Selat, serta jalur jalan raya Bangli-Kayuambua, Desa Tiga.

“Titik terbanyak untuk potensi bencana berada di Kecamatan Kintamani, seperti wilayah Desa Abang Dinding, Desa Songan, Desa Batur Selatan, jalur hutan Desa Suter, jalur Hutan Kintamani menuju Singaraja, hingga jalur jalan Desa Belancan menujur Desa Bayung Gede,” sebutnya, Jumat (8/11/2018).

Agus menegaskan, bencana yang terjadi selalui diiringi oleh beberapa ciri-ciri.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved