Berita Banyuwangi

Pesan Bupati Banyuwangi di Hari Pahlawan Sambut Revolusi Industri 4.0

Menurut Anas, di era baru seperti sekarang ini, semangat kepahlawanan juga harus dirumuskan dengan pandangan yang baru.

Pesan Bupati Banyuwangi di Hari Pahlawan Sambut Revolusi Industri 4.0
Istimewa
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat bertemu dengan belasan veteran dan puluhan mahasiswa usai Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Pendopo, Sabtu (10/11/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November memiliki makna tersendiri bagi setiap orang.

Tak ketinggalan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang memaknai Hari Pahlawan sebagai spirit bagi generasi muda mengisi kemerdekaan dengan cara-cara kekinian sesuai dengan era revolusi 4.0 saat ini.

Menurut Anas, di era baru seperti sekarang ini, semangat kepahlawanan juga harus dirumuskan dengan pandangan yang baru.

Senjata yang digunakan untuk melakoni bukan lagi hunusan senjata, tapi dibutuhkan kreativitas dan inovasi untuk meningkatkan daya saing bangsa.

"Anak-anak muda tidak perlu berjuang dengan mengangkat senjata. Cukup lakukan hal-hal hebat dan kreatif untuk bangsa ini dengan memanfaatkan teknologi. Bila dulu berperang menggunakan senjata, generasi milenial cukup menggunakan teknologi informasi dan internet,” kata Anas saat bertemu dengan belasan veteran dan puluhan mahasiswa usai Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Pendopo, Sabtu (10/11).

Namun demikian, Anas juga meminta agar generasi muda ini tetap bijak memanfaatkan teknologi. “Gunakan hanya untuk hal-hal yang baik dan bermanfaat. Misalnya, sosmed untuk membantu promosi Banyuwangi dengan memposting setiap event dan destinasi wisata di Banyuwangi. Jangan gunakan untuk menyebarkan hoax atau hal negatif lainnya,” kata Anas.

Juga gunakan sosmed untuk menyebar inspirasi kebaikan. “Misalnya, ada sampah, dipungut dan masukkan ke tempat sampah. Ada tetangga butuh bantuan, laporkan ke desa, camat, atau Pemkab Banyuwangi. Dorong kepedulian sosial lewat medsos,” ujar Anas.

“Manfaatkan internet untuk menambah pengetahuan, untuk berwirausaha. Internet memberi banyak pintu, tinggal kita manfaatkan dengan baik,” imbuh Anas.

Anas pun memastikan, saat ini Banyuwangi telah memasang lebih dari 1.000 titik wi fi gratis di ruang-ruang publik yang bisa diakses dengan mudah oleh seluruh warga Banyuwangi. Selain itu, Banyuwangi juga telah menjalankan program Smart Kampung yang mendorong masuknya Teknologi Informasi (TI) hingga ke desa-desa.

“Saat ini sudah ada 172 desa di Banyuwangi yang teraliri fiber optic. Ini semakin memudahkan anak-anak muda untuk berperan aktif membangun daerah dengan bantuan teknologi. Bantulah UMKM untuk meningkatkan kualitas dan pemasarannya. Kalian yang berpendidikan tinggi, jangan lupa bantu dan ajari anak sekolah yang ada di sekitar kalian,” kata Anas.

Sementara itu, salah seorang veteran Soekri mengatakan sangat gembira dengan pertemuan hangat ini. Berkumpulnya para veteran dengan anak muda yang dijembatani oleh Bupati Anas ini sangat menarik bagi dia.

"Kami ini sering diundang dalam berbagai acara, seperti saat ini yang dikumpulkan dengan generasi muda. Terima kasih tidak melupakan kami. Untuk anak muda, terus isi kemerdekaan, hargai perjuangan kami, buat bangsa ini lebih hebat," kata Soekri dengan bersemangat.

Pertemuan dengan para veteran ini juga mendapat respon dari Dinda Sekar. Banyak hal positif yang didapat Dinda.

"Tadi sempat ngobrol banyak, kita jadi merasa lebih menghormati perjuangan mereka dulu. Ada banyak hal yang bisa petik, kita harus semangat, rela berkorban, dan yang pasti kita harus kerja keras seperti mereka," kata mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga ini. (*)

Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved