Cara Dapat Tiket Masuk GWK Dengan Harga Murah

Terdapat 30 lantai yang ada di dalam tubuh Patung GWK, bagi pengunjung yang ingin berwisata ke dalam tubuh Patung GWK

Cara Dapat Tiket Masuk GWK Dengan Harga Murah
Istimewa
Patung GWK 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Anda dapat membeli tiket masuk menuju kawasan wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) dengan harga lebih murah jika transaksi dilakukan secara online.

Head Markom GWK Okta mengatakan, pembelian secara online dapat dilakukan melalui website gwkbali.com.

"Kalau beli on the spot harga tiket Rp 80.000 untuk wisatawan domestik. Kalau beli online harganya Rp 75.000," ujarnya ketika ditemui di kawasan GWK, Bukit Ungasan, Bali, Sabtu (10/11/2018).

Ia melanjutkan, untuk wisatawan asing, harga tiket masuk yang dibeli on the spot sebesar Rp 125.000.

Sedangkan jika transaksi dilakukan melalui website, harga turun menjadi Rp 115.000.

Baca: Jadi Identitas Sekaligus Kebanggan Bali, Garuda Wisnu Kencana Sebuah Harga Diri

Menurutnya program penjualan tiket secara online ini telah dimulai sejak awal tahun 2018.

"Jadi kami arahkan transaksi itu cashless. Karena pembayaran juga melalui transfer," tuturnya.

Untuk memesan melalui website, anda tinggal masuk ke laman teraebut dan klik menu "buy ticket".

Nantinya anda akan diminta mengisi data pemesanan seperti identitas, kapan anda akan mengunjungi GWK, hingga jumlah pemesan.

"Misal mau pesan via online pas hari-H mau berwisata juga bisa. Ini akan jadi lebih mudah," lanjut Okta. Suasana dekat Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di GWK Cultural Park, Kuta Selatan, Bali, Minggu (23/09/2018).

Terdapat 30 lantai yang ada di dalam tubuh Patung GWK, bagi pengunjung yang ingin berwisata ke dalam tubuh Patung GWK ini untuk sementara belum dibuka untuk umum.

Obyek wisata GWK yang terletak di kawasan GWK Cultural Park, Bukit Ungasan, Kabupaten Badung, Bali kini semakin "naik daun" pasca diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada September lalu.

Patung setinggi 121 meter yg dikerjakan secara sinergis oleh Alam Sutera dan pematung I Nyoman Nuarta itu disebut Presiden Joko Widodo sebagai mahakarya anak bangsa.

Patung ini diresmikan setelah proses pembangunannya memerlukan waktu hingga 28 tahun. (*)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved