Antisipasi Peserta Bawa Jimat Saat SKD CPNS, Ini yang Dilakukan BKPSDM Denpasar

Sementara itu untuk antisipasi jimat, jika mengandung logam maka akan mudah terdeteksi metal detector.

Antisipasi Peserta Bawa Jimat Saat SKD CPNS, Ini yang Dilakukan BKPSDM Denpasar
Tribun Bali/Putu Supartika
Peserta SKD CPNS melihat hasil CAT pada layar yang disediakan panitia, Minggu (11/11/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- SKD CPNS Kota Denpasar dilaksanakan 14 - 16 November 2018.

Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi, mengatakan pemeriksaan fisik dalam tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kota Denpasar juga jadi perhatian serius.

Termasuk juga antisipasi peserta membawa hal yang sifatnya klenik seperti jimat.

"Memeriksa fisik yang dianggap sepele juga kami anggap serius dan kami sudah mendapat pelatihan dari Polda Bali, bagaimana memeriksa fisik orang misal dari permisi, kasih salam sebelum memeriksa, sehingga tidak menyinggung perasaan," katanya, Selasa (13/11/2018).

Sementara itu untuk antisipasi jimat, jika mengandung logam maka akan mudah terdeteksi metal detector.

"Juga dilihat dari gerak-geriknya gelisah tentu kami beri perlakuan beda," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved