Renae Lawrence, Terpidana Kasus Bali Nine Bebas Pekan Depan, Karutan: Tidak Ada Perlakuan Khusus

Setelah menjalani masa hukuman penjara selama 13 tahun, salah satu terpidana kasus narkoba 'Bali Nine', Renae Lawrence akan bebas bulan ini

Renae Lawrence, Terpidana Kasus Bali Nine Bebas Pekan Depan, Karutan: Tidak Ada Perlakuan Khusus
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Karutan Bangli, I Made Suwendra saat ditemui Tribun Bali, Rabu (14/11/2018 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Setelah menjalani masa hukuman penjara selama 13 tahun, salah satu terpidana kasus narkoba Bali Nine, Renae Lawrence akan bebas bulan ini.

Ia bebas setelah menjalani masa pidana tambahan pengganti (subsider) selama enam bulan.

Jelang pembebasan wanita asal Newcastel, New South Wales, Australia, pada Rabu 21 November 2018 mendatang, ibunda Renae Lawrence, Beverly Ann, tampak berkunjung ke rumah tahanan (rutan) kelas II B Bangli, Rabu (14/11/2018) didampingi adik tirinya.

Ibunda Renae Lawrence, Beverly Ann usai berkunjung ke Rutan Bangli, Rabu (14/11/2018). Ia didampingi oleh anak tirinya, yang merupakan adik Renae.
Ibunda Renae Lawrence, Beverly Ann usai berkunjung ke Rutan Bangli, Rabu (14/11/2018). Ia didampingi oleh anak tirinya, yang merupakan adik Renae. (Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury)

Walau demikian, saat keluar dari Rutan Kelas II B Bangli, keduanya enggan diwawancara awak media yang menunggu di depan pintu rutan.

Kepala Rutan Kelas II B, Bangli, I Made Suwendra, mengatakan keduanya berkunjung pada pukul 11.00 wita selama satu jam.

Renae Laurence (tengah) saat menerima remisi khusus pada Natal 2017 lalu.
Renae Lawrence (tengah) saat menerima remisi khusus pada Natal 2017 lalu. (Istimewa)

Dalam beberapa bulan terakhir diakui pula ada kunjungan dari konsulat Australia.

Suwendra juga membenarkan bahwa Renae Lawrence akan menghirup udara bebas pekan depan (Rabu, 21 November 2018), setelah menjalani masa pidana tambahan selama enam bulan.

Pidana tambahan dijalani lantaran wanita 41 tahun itu tidak sanggup membayar denda sebesar Rp 1 miliar.

"Masa pidana pokoknya sudah selesai sejak bulan Mei lalu. Dia menjalani masa hukuman selama 13 tahun, dari vonis selama 20 tahun, yang merupakan hasil putusan banding dari Pengadilan Tinggi Bali," ujarnya.

Salah satu terpidana Bali Nine ini menghuni Rutan Bangli selama 4 tahun sejak Maret 2014, setelah dipindahkan dari Lapas Kerobokan Denpasar ke Rutan Negara pada akhir tahun 2013 silam.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved