Kisah Pilu Bayi Miskin dari Karangasem, Tak Ada Biaya Nengah Alit Berbaring Lemas di Pangkuan Ibunya

Nengah Pait, anak berumur 16 bulan, berbaring lemas di pangkuan ibunya saat dikunjungi di rumahnya di Banjar Dalem, Desa Tianyar Tengah

Kisah Pilu Bayi Miskin dari Karangasem, Tak Ada Biaya Nengah Alit Berbaring Lemas di Pangkuan Ibunya
Tribun Bali/Saiful Rohim
I Nengah Pait lemah terbaring dipangkuan ibunya, Kamis (15/11/2018) kemarin. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Nengah Pait, anak berumur 16 bulan, berbaring lemas di pangkuan ibunya saat dikunjungi di rumahnya di Banjar Dalem, Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Karangasem, Kamis (15/11).

Anak dari pasangan Ketut Desel dan Ni Ketut Sarianti terlihat seperti bengong. Wajahnya sayu, tangan dan kakinya kaku, dan sulit digerakkan.

Bentuk kepalanya beda dengan kepada anak seusia dia pada umumnya.

Kaki dan tangan Nengah Pait terlihat lebih kecil. Ukurannya sekitar 23 sentimeter, sehingga dia belum bisa berjalan.

Giginya belum tumbuh dan mulutnya menganga. Nengah Pait sesekali menangis ketika meminta minuman dan makanan.

Setiap malam, anak kedua Ketut Desel dan Ketut Sarianti bergadang lantaran tidak kuat menahan sakit sesak nafas.

Biasanya ia terjaga sejak pukul 00.00-04.00 Wita. Siang hari, Nengah Pait hanya istirahat selama sekitar 2 sampai 3 jam, tidak lebih.

Menurut Ni Ketut Sarianti, kondisi Nengah Pait drop sejak berusia 2 bulan seusai dibawa ke Puskesmas Kubu.

Wanita asal Tianyar  Tengah ini menjelaskan, saat berumur satu bulan Pait sering mengalami demam dan susah tidur. 

Saat ditidurkan selalu sering menangis dan gelisah.

Halaman
123
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved