Pekak Made Subakti Tiba-tiba Diserang Gede Ariawan, Kepalanya Bersimbah Darah

Pekak Made Subakti Tiba-tiba Diserang Gede Ariawan, Kepalanya Bersimbah Darah

Pekak Made Subakti Tiba-tiba Diserang Gede Ariawan, Kepalanya Bersimbah Darah
Tribun Lampung
Ilustrasi penganiayaan 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Apes dialami oleh Pekak Made Subakti.

Pria berumur 64 tahun ini harus dilarikan ke RS Kertha Usada Singaraja lantaran bagian kepalanya bocor, akibat dihantam dengan menggunakan besi, sepanjang kurang lebih satu meter, pada Jumat (16/11/2018) sekira pukul 10.30 wita.

Pekak Subakti dianiaya oleh Gede Ariawan (38).

Baca: Tangis Istri Pecah Saat Peluk Ketut Ismaya, Dimana Hati Nurani Kalian, Anak Saya Masih Kecil-kecil

Belum diketahui motif penganiayaan tersebut.

Polisi belum bisa memintai keterangan korban, lantaran korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurut informasi, peristiwa penganiayaan ini terjadi saat korban tengah melintas tepat di depan rumah milik pelaku, di Banjar Peken, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Buleleng dengan mengendarai sepeda motor.

Baca: Gadis Manado ini Pacaran dengan Gurunya Sejak SMP, Banyak Rintangan hingga Berakhir di Pelaminan

Pekak Subakti berniat mendatangi rumah temannya, yang kebetulan tetangga pelaku.

Setibanya di depan rumah pelaku, pekak Subakti tiba-tiba diserang secara membabi buta oleh pelaku Ariawan.

Kepalanya dipukul dengan menggunakan besi sebanyak dua kali hingga bersimbah darah.

Baca: BREAKING NEWS: Brigaz Bali Stop Dukung Bali United di Kancah Sepakbola Indonesia

Kerasnya pukulan itu, kontan membuat korban menjerit kesakitan, dan berteriak minta tolong.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved