Tersinggung Dibilang Nglebang Blolong di Tajen, Caleg di Klungkung Adu Jotos

Darah mengucur dari luka di punggung dan tangan kanannya, hingga dirinya harus dilarikan ke RSUD Klungkung untuk mendapatkan perawatan.

Tersinggung Dibilang Nglebang Blolong di Tajen, Caleg di Klungkung Adu Jotos
Tribun Bali / Eka Mita Suputra
Caleg dari Dapil Klungkung, I Made Wibawa menderita sejumlah luka cukup parah setelah terlibat adu jotos dengan rekan sekampungnya, Candra Heru Juli Kartika, Kamis (15/11/2018) malam 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Punggung kiri dan tangan kanan calon legislatif (caleg) dari daerah pemilihan (dapil) Klungkung 2 (Dawan), I Made Wibawa (49), tampak dibalut perban saat ditemui di rumahnya, Dusun Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung, Bali, Jumat (16/11/2018) sore.

Wibawa menderita sejumlah luka cukup parah setelah terlibat adu jotos dengan rekan sekampungnya, Candra Heru Juli Kartika, Kamis (15/11/2018) malam. 

Dalam perkelahian tersebut, Wibawa ditebas dengan senjata tajam oleh Heru.

Darah mengucur dari luka di punggung dan tangan kanannya, hingga dirinya harus dilarikan ke RSUD Klungkung untuk mendapatkan perawatan.

Kapolsek Dawan AKP I Kadek Suadnyana ketika dikonfirmasi menjelaskan, kejadian ini terjadi sekitar pukul 20.30 Wita di Pos Kamling sebelah timur pertigaan Dusun Punduk Dawa, Desa Pesinggahan.

Berdasarkan keterangan polisi dari pengakuan Heru, peristiwa adu jotos ini bermula ketika Heru bersama dua rekannya berkumpul di Pos Kamling untuk minum tuak (miras).

Tidak berselang lama, datang Wibawa untuk menemui Heru.

Keduanya terlibat perdebatan yang menjurus kasar.

Bahkan, Wibawa kemudian menantang Heru untuk berkelahi.

Heru pun mengaku mendapat pukulan dan tendangan dari Wibawa, Tak terima, pria berambut pirang itu langsung mengambil pisau yang ada di Pos Kamling.

Halaman
1234
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved