Women Leading Change Indonesia, Ingin Pengusaha Perempuan Berani dan Go Internasional

Organisasi pemberdayaan perempuan Women Leading Change Indonesia bertemu dalam acara bertema 'Bussines Luch Preview'

Women Leading Change Indonesia, Ingin Pengusaha Perempuan Berani dan Go Internasional
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Anggota Women Leading Change Indonesia (WLCI) bersama para pengusaha perempuan dari berbagai negara bertemu dan membahas bisnis atau enterpereneur pada Sabtu (17/11/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Anggota Indonesia (WLCI)'>Women Leading Change Indonesia (WLCI) bersama para pengusaha perempuan dari berbagai negara bertemu dan membahas bisnis atau enterpreneur pada Sabtu (17/11/2018).

Organisasi pemberdayaan perempuan Women Leading Change Indonesia bertemu dalam acara bertema 'Bussines Luch Preview' bertempat di The Sandi Phala Beach Resort & Ma Joly Restaurant, Kuta, Badung.

Women Leading Change Indonesia mengajak para pelaku usaha dari kalangan perempuan untuk berada di garda terdepan dalam memimpin perubahan di berbagai bidang kehidupan khususnya di dunia bisnis atau enterpereneur.

Founder Women Leading Change Indonesia, Dr Ayla Dewi Anggraeni mengatakan, bahwa perempuan punya power untuk memimpin perubahan.

"Perempuan punya kekuatan menjadi pemimpin perubahan. Tapi potensi itu perlu terus digali dan diberdayakan," ujarnya disela-sela acara.

Ayla dalam hal ini ingin, para pengusaha peremuan dari berbagai latar belakang bisnis diajak untuk menghadiri dalam pembahasan ini.

Agar bisa saling membangun relasi dan jaringan bisnis secara nasional maupun internasional serta membuka peluang dalam memasarkan usahanya secara global, termasuk dalam hal berbagi pengetahuan dan keahlian yang dimiliki.

"Kami juga ingin membuka wawasan bisnis para pengusaha perempuan kita agar berani membangun jejaring secara internasional dan bisa saling menguatkan serta memberdayakan sesama pengusaha perempuan lainnya," jelas Ayla, pengusaha dibidang Real Estate tersebut.

Acara yang dihadiri para pengusaha perempuan dari berbagai bisnis, yaitu di sektor industri dari sejumlah negara dan juga dihadiri perwakilan assosiasi pemberdayaan perempuan internasional seperti Women Leaders International Network (WLIN).

WLCI juga mendorong pemberdayaan perempuan agar bisa mandiri dalam finansialnya dan bisa menjadi agen dalam memimpin perubahan yang dimulai dari keluarganya.

Halaman
12
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved