Sanggar Cressendo Segera Luncurkan Album Bali Kumara Gen 6

Sanggar Cressendo (Griya Musika Sukawati) kembali mengeluarkan album yang dipersembahkan anak-anak didiknya.

Sanggar Cressendo Segera Luncurkan Album Bali Kumara Gen 6
Sanggar Cressendo
Sanggar Cressendo (Griya Musika Sukawati) kembali mengeluarkan album yang dipersembahkan anak-anak didiknya. 

Sanggar Cressendo Segera Luncurkan Album Bali Kumara Gen 6

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sanggar Cressendo (Griya Musika Sukawati) kembali mengeluarkan album yang dipersembahkan anak-anak didiknya.

Sama seperti yang lalu, tema album yang diusung saat ini adalah sejarah Bali, budaya hingga nasionalisme.

Kini, album yang disutradarai musisi senior, Yong Sagita, telah menyelesaikan garapan Album Bali Kumara Generasi ke-6, yang akan dilaunching, Sabtu (24/11/2018) ini.

Judul almbul mengambil tema “Merta Ida Hyang Tohlangkir”.

Pesan diberikan dalam yang dibawakan, tentang erupsi Gunung Agung di Karangasem bukanlah musibah, melainkan berkah.

Sebab material erupsi memberikan kesuburan tanah hingga miningkatnya suplai pasih, yang menjadi bahan utama pembangunan.

Baca: Diduga Terlalu Cantik dan Tajir, Nita Dihajar, Diseret 4 Teman Sosialitanya, Korban: Mereka Iri

Baca: Mengintip Keseharian Dua Anggota Bali Nine di Dalam Lapas Kerobokan Hingga Jadi Instruktur

Baca: Rayakan Maulid Nabi Muhammad, Anak-anak Perum Dauh Ayung Bagikan Telur ke Tetangga

Sutradara, Yong Sagita, Selasa (20/11/2018), mengatakan, dalam album ini, terdapat 20 lagu, yang dibawakan 20 anak.

Semua tema lagu menceritakan tentang sejarah Bali, kearifan lokal, budaya dan nasionalisme.

Dalam proses produksi, kata dia, tidak ditemui kendala.

Baca: Mimpi Juara Baru Tanpa Intrik

Baca: Skor Akhir Persija 3 Vs 0 Persela- Kandidat Juara Liga 1 2018 Mengerucut Pada Persija dan PSM?

Baca: Tangis Pemain Persib Diserang Isu Suap dan Uring-uringan Minta Naik Gaji Jadi Pekan Berat Persib

Sebab para pelantun, sudah memiliki besik kuat di bidang seni vocal dan seni gerak, sehingga setiap skenario dapat dilakukan secara sempurna.

“Semua penyanyi ini sebelumnya diseleksi. tidak ada penyanyi asal-asalan. Sebab dalam setiap karya, menceritakan sejarah, kearifan lokal, budaya dan lainnya."

"Lagu ini juga bersifat universal, yang dapat dinyanyikan semua kalangan, karena itu penyanyinya haruslah berkualitas,” ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved