Bule Australia Diamankan Polisi Seusai Curi Safety Box House Keeping di Vila Tempatnya Menginap

Kasus pencurian kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Kuta, kali ini terjadi di sebuah vila kawasan Seminyak.

Bule Australia Diamankan Polisi Seusai Curi Safety Box House Keeping di Vila Tempatnya Menginap
Unit Reskrim Polsek Kuta.
Terduga pencurian seorang bule asal Australia diamankan petugas kepolisian. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Kasus pencurian kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Kuta, kali ini terjadi di sebuah vila kawasan Seminyak.

Sebuah safety box house keeping di vila tersebut raib digondol pencuri.

Unit Reskrim Polsek Kuta berhasil mengamankan terduga pelaku yang tak lain adalah WNA asal Australia Liam Connor Leppin (41).

Pelaku tersebut menginap di vila tersebut. Pencurian ini berawal dari karyawan vila I Wayan Jayendra pada hari Sabtu 10 November 2018 sekira pukul 8.30 Wita mendapatkan laporan dari rekannya bahwa safety box di house keeping hilang.

Dan melaporkan hilangnya safety box tersebut ke Polsek Kuta.

“Safety box berisi sebuah jam tangan, dua handphone, power bank dan anting emas. Selain itu, dua speaker aktif yang berada di samping safety box juga hilang. Diperkirakan kerugian mencapai Rp 15 juta,” jelas Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Putu Ika Perbawa, Selasa (20/11/2018).

Iptu Putu Ika menamabahkan dari laporan tersebut Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan, rekaman kamera CCTV pun tak luput dari pemeriksaan.

Dari hasil rekaman kamera CCTV ciri-ciri terduga pelaku teridentifikasi seorang bule dan karyawan mengenalinya bahwa terduga pelaku merupakan tamu yang menginap di vila.

“Dari keterangan pihak vila, bule terduga pelaku pencurian itu menginap di room 47 Vila Impinan,” tutur Iptu Putu Ika.

Dan satu hari setelah kejadian tepatnya pada hari Minggu 11 November 2018 sekitar pukul 11.00 Wita, terduga pelaku diamankan petugas dan barang bukti yang hilang ditemukan di kamarnya.

 “Kami masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini mengenai motif pelaku. Pelaku di Negara nya bekerja sebagai buruh batako,”imbuhnya.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved