Latar Belakang Pelaku Pengeroyok Siswi di Ubud Yang Videonya Viral Ternyata Memprihatinkan

Namun lantaran kasus ini melibatkan anak-anak di bawah umur, pihak kepolisian tidak melakukan penahanan.

Latar Belakang Pelaku Pengeroyok Siswi di Ubud Yang Videonya Viral Ternyata Memprihatinkan
DIDIE SW/dok. Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALICOM, GIANYAR – Dua orang pelaku pengeroyokan siswi di bawah umur, di Jalan Jukut Paku, Ubud, Bali, diserahkan orangtuanya ke Mapolsek Ubud, Selasa (21/11/2018) pukul 15.00 Wita.

Mereka ialah, AS (16) asal Tampaksiring yang masih duduk di bangku kelas 2 SMK di Kabupaten Gianyar.

Serta, ID (18), seorang janda satu anak asal Blahbatuh.

Kanit Reskrim Polsek Ubud, IPTU Dewa Made Pramantara, Rabu (21/11/2018) membenarkan ha tersebut. 

“Setelah  kami temukan alamat pelaku, kami lakukan pendekatan sama orangtuanya, dan saat itu para pelaku sedang tidak ada di rumah. Selasa sekitar pukul 15.00 Wita, orangtuanya langsung membawa para pelaku ke sini,” ujarnya.

Pada polisi, mereka mengakui telah melakukan tindak kekerasan terhadap korban, DPS.

Namun lantaran kasus ini melibatkan anak-anak di bawah umur, pihak kepolisian tidak melakukan penahanan.

“Pemeriksaan tetap jalan, tapi tidak ditahan. Hal ini berdasarkan pasal yang kita sangkakan, Pasal 80 ayat (1) UU RI nomer 35 tahun 2014 tentang perubahan UU Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 3 tahun enam bulan, jadi tidak ditahan,” ujarnya.

Informasi dihimpun Tribun Bali, terkait identitas salah satu pelaku, diketahui latar belakang kehidupan ID ternyata memperihatinkan.

Dimana ia berhenti sekolah saat masih duduk di bangku kelas 2 SMK.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved