Proyek Energi Sampah di TPA Suwung Rampung Tahun 2021

Tempat pengolahan akhir (TPA) Suwung Denpasar bakal dibangun pembangkit listrik tenaga sampah atau waste to energy (WTE)

Proyek Energi Sampah di TPA Suwung Rampung Tahun 2021
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Lautan sampah – Kondisi TPA Suwung Denpasar yang juga banyak dihuni oleh sapi serta kawanan burung pada Kamis (22/11/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tempat pengolahan akhir (TPA) Suwung Denpasar bakal dibangun pembangkit listrik tenaga sampah atau waste to energy (WTE), yang kini masih dalam proses tender.

Dalam TPA yang memiliki luas 32 hektar ini akan disulap jadi WTE seluas 10 hektar dan 22 hektar untuk ecopark.

Proyek ini ditarget rampung tahun 2021.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar Ketut Wisada, Kamis (22/11/2018) saat ditemui di TPS 3R Ubung Kaja, Denpasar.

"Targetnya 2021 WTE ini harus sudah selesai sesuai Perpres nomor 35 tahun 2018 tentang WTE," katanya.

Di dalam Perpres tentang WTE ini juga disebutkan ada tipping fee sebesar Rp 500 ribu perton sampah.

"Jika kurang maka Pemda yang buang sampah di sana akan merundingkan bersama untuk biaya operasionalnya. Saat ini masih cari investor. Dulu kami ada 19 calon investor, sekarang sudah PLN yang meng-handle investor itu," kata Wisada.

Wisada menambahkan, 1.200 ton sampah bisa menghasilkan 10 megawatt energi listrik. (*) 

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved