16,41 Persen Remaja Tak Paham Pendidikan Seksual, Survei Kisara Ini Ungkap Faktanya

Survei yang dilakukan Kisara ditujukan untuk mengetahui gambaran remaja dalam memandang sebuah kegiatan seksual

16,41 Persen Remaja Tak Paham Pendidikan Seksual, Survei Kisara Ini Ungkap Faktanya
Hai-Online.com
Ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tingkat keaktifan perilaku seksual remaja di Denpasar cukup mengkhawatirkan.

Hal ini terungkap dari survei yang dilakukan Kisara (Kita Sayang Remaja), sebuah program remaja Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Bali tahun 2016. 

Survei ini didapat dari 1.200 sampel siswa-siswi SMP hingga SMA di 24 sekolah di Denpasar.

Survei ini ditujukan untuk mengetahui gambaran remaja dalam memandang sebuah kegiatan seksual.

Dalam survei tersebut mendapatkan hasil bahwa 5 dari 10 remaja (48 persen) pernah mendengar teman sebayanya aktif melakukan kegiatan seksual, bahkan 2 persen diantaranya pernah mendengar teman sebayanya melakukan kegiatan heteroseksual. 

Dari seluruh responden tersebut diketahui 880 remaja atau 73,33 persen telah menjalin hubungan asmara (pacaran). 

Nah, di antara sekian pasangan tersebut, 6,48 persen atau 57 pasangan remaja sudah aktif melakukan hubungan seksual. 

Rata-rata, mereka mengaku hubungan intim itu dilakukan pada usia 15 tahun, bahkan yang termuda ada yang melakukan sejak usia 11 tahun. 

Koordinator Kisara, Luh Putu Wulandari Artha terkejut saat mendapati hasil survei dengan angka yang lumayan besar tersebut.

Ini, kata dia, menunjukkan bahwa tingkat pendidikan kesehatan reproduksi (kespro) dan seksual masih belum maksimal. 

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved