Perlu Setengah Triliun Buat Kereta Gantung, Proyek Bisa Tertunda Karena Rasionalisasi Anggaran

Perkiraan anggaran yang dihabiskan untuk membiayai proyek Kereta Gantung di Badung Utara mencapai Rp 516 miliar

Perlu Setengah Triliun Buat Kereta Gantung, Proyek Bisa Tertunda Karena Rasionalisasi Anggaran
Tribun Bali/Prima/Dwi S
Ilustrasi kereta gantung 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Perkiraan anggaran yang dihabiskan untuk membiayai proyek Kereta Gantung di Badung Utara sudah keluar.

Diperkirakan dana yang dihabiskan dari proyek ini mencapai Rp 516 miliar atau lebih dari setengah triliun rupiah.

Namun proyek yang bakal digarap tahun 2019 ini terancam ditunda.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung I Made Badra tak menampik adanya penundaan tersebut.

Menurutnya, proyek tersebut sangat membutuhkan dana yang lumayan besar, sehingga harus diperhitungkan.

"Kalau FS kita sudah lakukan untuk mengkaji kelayakan wilayah tersebut. Tapi kalau konsep pendanaan belum," ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (24/11).

Ia mengatakan terkait pembiayaan proyek tersebut, pihaknya mengaku masih menunggu arahan Bupati Badung.

Pasalnya, pejabat asal Kuta, Badung itu mengatakan untuk membuat kereta gantung membutuhkan dana hingga ratusan miliar rupiah.

Jumlah ini diketahui setelah dilakukan kajian mengenai pembiayaan proyek tersebut.

"Kereta gantung ini bisa menghabiskan dana sebesar Rp 516 juta. Nanti konsep pembiayaannya bisa pengembang atau pihak ketiga yang membiayai, dan Pemda yang menyicil. Selain itu bisa dari APBD, ya tergantung kemampuan pembiayaan," paparnya. 

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved