Dharma Wacana

Ada Pengharapan Dalam Sebuah Nama  

Pemberian nama biasanya diberikan ketika bayi berumur tiga bulan sesuai perhitungan kalender Saka

Ada Pengharapan Dalam Sebuah Nama   
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda saat dijumpai usai menjadi narasumber acara sosialisasi revolusi mental diMandala Mhantika Subak Sanggulan, Tabanan, Jumat (9/11/2018).   

TRIBUN-BALI.COM - Dalam lingkupan agama Hindu, Bali menjadi pulau yang sangat unik.

Tidak hanya dari segi alam, kebudayaan dan tingkah laku masyarakatnya.

Keunikan juga bisa dilihat pada proses pemberian nama anak dalam keluarga Hindu di Bali.

Pemberian nama biasanya diberikan ketika bayi berumur tiga bulan sesuai perhitungan kalender Saka.

Nama untuk bayi tidak diberikan begitu saja.

Namun harus didaftarkan secara niskala dalam ritual ‘Namakarana Samskara’.

Dalam prosesinya, setiap anggota keluarga wajib mengusulkan satu nama.

Setelah itu diundu secara niskala atau terkadang diikat dalam bilahan bambu berisi kapas.

Lalu kapas dibakar, bagi kapas yang duluan habis, itulah nama yang tercatat secara niskala.

Dalam bahasa satir dikatakan “apalah arti sebuah nama...”.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved