Bali Prison Musik Festival Menginspirasi Erick Est Bikin Film Dokumenter Tentang Warga Binaan

Bali Prison Music Festival 2018 yang diikuti warga binaan lapas dan rutan se-Bali, membuat Erick Est tertarik menjadikan sebuah film dokumenter

Bali Prison Musik Festival Menginspirasi Erick Est Bikin Film Dokumenter Tentang Warga Binaan
Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Erick Est saat hadir dan menjadi juri dalam acara Bali Prison Music Festival 2018 di Lapas Kerobokan pada Sabtu (24/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bali Prison Music Festival 2018 yang diikuti warga binaan lapas dan rutan se-Bali, membuat Erick Est tertarik menjadikan sebuah film dokumenter, Senin (26/11/2018).

Movie Maker yang mempunyai nama lengkap Erick Ebert Sabungan Tambunan ini memang sudah tidak asing dalam dunia perfilman.

Erick Est yang merupakan sutradara video klip dan film pendek mengatakan, akan membuat video klip dan juga film dokumenter tentang warga binaan yang bermain musik.

"Dari acara Bali Prison Musik Festival yang diadakan di Lapas Kerobokan, dimana yang main itu para narapidana berbagai kasus, membuat aku tertarik untuk membuatkan film dokumenter. Ya jelas ini merupakan seni visual yang bagus untuk dibuat," jelasnya.

Melihat kesempatan tersebut, Erick Est mencoba menggali kembali keunikan yang tersimpan di balik tembok jeruji Lapas Kelas II A Kerobokan tersebut.

Terinspirasi dari penampilan band-band dan musisi warga binaan se-Bali, membuatnya berkeinginan untuk menampilkan kehidupan lain warga binaan melalui film dokumenter.

"Mungkin project awal akan dimulai dengan dokumenter kecil ya, dari yang biasa-biasa dulu kemudian peningkatan yang lebih bagus. Ya kerja samanya dengan anak-anak lapas, dengan memberikan konsep, support dan ide cerita yang akan dieksekusi oleh mereka juga," ungkapnya.

Film yang akan digarapnya pun masih dalam proses lebih lanjut, dimana setiap gambar yang ditampilkan menceritakan berbagai kisah warga binaan yang berkecimpung di dunia musik ataupun lainnya.

Erick Est juga menambahkan, sebelumnya ia pernah membuat film dan dua video klip musik di Lapas Kerobokan.

Namun, kali ini dirinya akan mencoba membuat konsep cerita dari film yang ia buat bersama warga binaan Lapas Kerobokan.

"Ditunggu saja dan doakan semoga bisa secepatnya diproses. Ya untuk tayangnya kemungkinan di YouTube dulu untuk menebar virus-virus positif dari warga binaan Lapas Kerobokan," tambahnya.

Erick Est menghadiri acara Bali Prison Music Festival 2018 yang diselenggarakan oleh Lapas Kerobokan dan bekerja sama dengan Antida Musik Production, Sabtu (24/11/2018) lalu.

Ia berkesempatan menjadi juri bersama Jrx SID, Anom Darsana Produser dan Management Antrabez, serta beberapa juri lainnya.(*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved