Pencetakan KIA di Bangli Belum Optimal, Dari Total 67.000 Anak Baru Tercetak 3.000 Keping

Pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kabupaten Bangli sejak tahun 2017 hingga kini, masih berada di kisaran 3 ribu keping

Pencetakan KIA di Bangli Belum Optimal, Dari Total 67.000 Anak Baru Tercetak 3.000 Keping
Istimewa/Disdukcapil Bangli
Perekaman Keliling oleh Disdukcapil di wilayah Kintamani, Kamis (22/11/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kabupaten Bangli sejak tahun 2017 hingga kini, masih berada di kisaran 3 ribu keping.

Pencetakan tahun 2018 yang ditarget 4.000 keping tidak dapat terlaksana lantaran terkendala alat cetak.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bangli, I Nyoman Sumantra, tidak menampik minimnya KIA yang telah tercetak.

Pasalnya, dari total 67.305 wajib KIA di Bangli, total blangko KIA yang telah tercetak hingga kini baru 3.683 keping.

Minimnya pencetakan KIA mengingat keterbatasan mesin printer yang tidak sesuai dengan penggunaannya.

“Printer yang kami gunakan masih printer KTP elektronik (KTP-el). Sedangkan tubuh kartu KIA, tingkat ketahanannya berbeda dengan KTP-el yang lebih tebal, akibatnya satu printer kami rusak,” katanya Senin (26/11/2018).

Rusaknya printer, lanjut Sumantra, tentu menjadi hambatan tersendiri pada pencetakan KIA untuk sementara.

Terlebih dalam waktu dekat, juga bakal digelar hajatan pemilu, sehingga pencetakan fokus pada KTP-el.

Akan tetapi, kata Sumantra, permintaan pencetakan KIA masih tetap akan dilayani.

Namun pencetakan secara masif, imbuhnya, baru bisa dilakukan pada tahun 2019, bersamaan dengan satu buah printer khusus yang telah diusulkan dalam APBD 2019.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved