Tahun Depan Siswa di Buleleng Gratis Naik Angkot

Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng berencana akan memfasilitasi para siswa dengan angkutan umum gratis pada tahun 2019 mendatang.

Tahun Depan Siswa di Buleleng Gratis Naik Angkot
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng, Gede Gunawan. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Permohonan Bus Sekolah oleh Pemkab Buleleng tak dapat dipenuhi oleh Kementerian Perhubungan.

Dengan ini Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng berencana akan memfasilitasi para siswa dengan angkutan umum gratis pada tahun 2019 mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng, Gede Gunawan mengatakan, pihaknya akan melakukan survei terlebih dahulu untuk memetakan jumlah angkot yang ada di Buleleng, dokumen jaringan trayek, serta kebutuhan dana yang diperlukan.

Program angkot gratis bagi anak sekolah di Buleleng merupakan program pengganti.

Sebab pada Tahun Anggaran 2017/2018, Dishub Buleleng sempat mengajukan permohonan Bus Sekolah kepada Kementerian Perhubungan RI.

“Kami maunya minta Bus Sekolah. Hanya saja program itu disetop. Solusinya kami alihkan dengan memanfaatkan angkot-angkot di Buleleng untuk anak sekolah. Tetapi harus disesuaikan dengan trayeknya. Berapa angkanya ya harus pasti,” ujar Gunawan, Minggu (25/11/2018).

Untuk itu, tahun 2019 pihaknya akan melaksanakan survei dengan melibatkan pihak ketiga.

Utamanya dari perguruan tinggi pada tahun 2019.

Tujuannya untuk mendapatkan angka pasti berapa jumlah angkot di Buleleng, berapa kebutuhan khusus untuk anak sekolah, kemana saja trayeknya dan berapa dana yang dibutuhkan.

“Nah dari survei di tahun 2019 itu diharapkan kami sudah mendapat angka pasti berapa totalnya. Nanti hasil itu akan kami ajukan kepada Bapak Bupati dan DPRD Buleleng untuk dibahas,” imbuh mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Buleleng.

Khusus untuk survei jaringan trayek, pihaknya mengaku bila dana yang akan disiapkan jumlahnya terbatas, yakni Rp 50 juta.

Nantinya, dari dana ini akan dipergunakan untuk melakukan survei jaringan trayek unggulan, termasuk jaringan trayek angkutan gratis bagi anak sekolah.

“Kalau nanti di triwulan pertama tahun 2019 diberikan dana survei tersebut, tentu kami sudah mengantongi hasil survei pada pertengahan tahun. Maka di Anggaran Perubahan 2019 sudah bisa kami usulkan anggarannya,” bebernya.

Nantinya setelah memiliki jaringan trayek, berapa nominasi harga yang dibutuhkan serta sudah mengantongi dana, maka selanjutnya Dishub akan berkoordinasi dengan Disdikpora Buleleng.

Tujuannya untuk memetakan sekolah-sekolah yang terlewati trayek angkot gratis bagi para siswa, sehingga dimaksimalkan bagi kebutuhan anak sekolah. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved