Wabup Badung Hadiri HUT ST Satya Muni ke-3, Suiasa Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan HIV/AIDS

Perayaan HUT ST Satya Muni ke-35 Banjar Selat, Beringkit, Desa Mengwitani mengambil tema “Menjalin rasa kebersamaan”

Wabup Badung Hadiri HUT ST Satya Muni ke-3, Suiasa Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan HIV/AIDS
Istimewa/Humas Pemkab Badung
Wabup Suiasa disaat menghadiri Perayaan HUT ST Satya Muni ke-35, Banjar Selat, Beringkit, Desa Mengwitani, Jumat (23/11/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Perayaan ST Satya Muni ke-35'>HUT ST Satya Muni ke-35 Banjar Selat, Beringkit, Desa Mengwitani mengambil tema “Menjalin rasa kebersamaan”, dengan dihadiri 575 warga, Jumat (23/11/2018).

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, tokoh masyarakat, I Bagus Alit Sucipta dan IGN Alit Kusuma Kalakan, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, Perbekel Mengwitani I Putu Sumardika, Bendesa Adat Beringkit I Gusti Ngurah Ketut Arsa Wiana, dan tokoh masyarakat setempat.

Perayaan HUT ST Satya Muni dirangkai dengan pelantikan pengurus baru periode tahun 2018-2021 sebanyak 6 orang.

Guna memotivasi sekaa teruna, Wabup Suiasa menyerahkan dana motivasi sebesar Rp 25 juta, serta perbekel Mengwitani menyerahkan dana sebesar Rp 12 juta. 

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengajak sekaa teruna menghindari bahaya narkoba, dan penyakit HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang merupakan virus yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh, serta AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) merupakan stadium akhir dari infeksi virus HIV.

“Untuk para generasi muda dan orang tua mari kita jauhi norkoba, HIV dan AIDS, karena bisa merusak mental kita, khususnya generasi muda," terangnya.

Suiasa yang juga Ketua Komisi Penanggulangan Aids Kabupaten Badung ini juga menerangkan, kasus HIV AIDS di Badung mencapai 3.152.

Dari jumlah tersebut 78 persen berusia 15 sampai 39 tahun.

"Penyebab HIV/AIDS, 82 persen melalui seks bebas. Kami mengajak masyarakat untuk berani memeriksakan diri," kata Wabup Suiasa. 

Ketua Panitia I Putu Ardi Wardiana mengatakan, ST Satya Muni ke-35 melakukan berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan mulai tanggal 18 November 2018.

Seperti jalan santai yang diikuti oleh anggota ST Satya Muni, Krama Banjar, Lansia, Lomba tingkat anak–anak melalui lomba menangkap belut, lari kelereng, memasukan paku ke dalam botol dan makan kerupuk.

Juga diadakan kegiatan kerja bakti di pura desa lan puseh desa adat Beringkit, lingkungan balai banjar.

Puncak acara tanggal 23 November 2018 dimeriahkan oleh bondres celekontong mas.

“Kami dari anggota sekaa teruna Satya Muni siap untuk mendukung program dari bapak Bupati Badung baik dalam pelestarian seni budaya maupun olahraga, “ katanya.(*)

Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved