Siswa SMP dan SD di Bangli Ini Mengaku Curi Motor, Begini Kata Polisi

Kabar tidak menyenangkan datang dari Kecamatan Susut Kabupaten Bangli, Selasa (27/11/2018).

Siswa SMP dan SD di Bangli Ini Mengaku Curi Motor, Begini Kata Polisi
Ditreskrimum Polda Bali
Keduanya saat dimintai keterangan polisi. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Kabar tidak menyenangkan datang dari Kecamatan Susut Kabupaten Bangli, Selasa (27/11/2018).

Hal itu, berdasarkan laporan polisi nomor:LP-B/17/XI/2018/Bali/Res Bgl/Sek Susut tanggal 27 November 2018, mengenai tindak pidana Curanmor.

Ditreskrimum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan membenarkan peristiwa tersebut.

Melalui pesan tertulis, malam tadi, dia mengatakan, kejadian tersebut terjadi, Sabtu, (24/11/2018) lalu sekitar pukul 22.00 Wita.

Korban tambahnya baru melaporkan kejadian itu pada Selasa tanggal 27 November 2018 sekitar pukul 16:30 Wita, sore tadi.

"Peristiwa terjadi di Bengkel Twonic Motor, yang beralamat di Banjar Kayuambua, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli dengan Korban bernama Ngakan Made Oka (23)," tambahnya.

Ia menjelaskan, karena kedua terduga pelaku masih di bawah umur, maka masing-masing berinisial IGWP (13) yang masih berstatus pelajar SMP dan RS (10) yang berstatus pelajar SD.

Motif mereka melakukan aksi itu lanjut dia, masih di dalami dalam proses lidik.

"Dari pengakuannya motor Jupiter Mx No.Pol DK 3492 XL telah diambilnya. Beserta satu lagi pengakuannya, yakni SPM Honda Grand DK 5633 KF TKP di jalan umum Br. Serai, Ds.penglumbaran, Susut," jelas Fairan.

Pria asal Sulawesi Selatan ini mengungkapkan, kronologi pencurian yang dialami korban, yakni sekitar pukul 22.00 Wita. Hingga keesokan harinya tidak melihat lagi motor tersebut berada di bengkelnya.

"Sabtu, (24/11/2018) pukul 17.00 Wita, pelapor tutup bengkel dan istirahat pulang kerumah di Br Seribatu Ds Pengelumbaran Kec. Susut, Kab. Bangli. Di bengkel itu ada 5 unit sepeda motor servisan (pasuh). Esoknya sekira pukul 09.00 Wita pelapor datang ke bengkel untuk bekerja lalu mengecek semua kendaraan servisan (pasuh). Namun salah satunya, yakni motor Yamaha Jupiter Mx No.Pol DK 3492 XL tidak ada ditempat," ungkap dia.

Selanjutnya, pelapor menginformasi kepada pemilik apakah sudah diambil motornya atau belum.

"Dia kira sudah diambil oleh korban. Ternyata usai mengkroscek motor itu belum diambil oleh korban. Dan akhirnya pelapor curiga sepeda motor hilang/dicuri. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian sebesar Rp 6 juta dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Susut," lanjutnya.

Hingga saat ini kedua terduga masih dalam proses penyelidikan dan kejadian tersebut ditangani unit Reskrim Polsek Susut. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved