Nengah Jati Hidupkan Aroma Sastra Bali Klasik Lewat Karya Modern 'Silunglung'

Buku ini merupakan buku berbahasa Bali pertama karya I Nengah Jati yang berjudul "Silunglung" yang merupakan kumpulan puisi berbahasa Bali

Nengah Jati Hidupkan Aroma Sastra Bali Klasik Lewat Karya Modern 'Silunglung'
TRIBUN BALI/I PUTU SUPARTIKA
Bedah buku puisu Silunglung karya I Nengah Jati, Rabu (29/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rabu (28/11/2018) malam, bertempat di Jatijagat Kampung Puisi Bali, Jalan Puputan Renon, Denpasar digelar peluncuran dan bedah buku karya I Nengah Jati.

Buku ini merupakan buku berbahasa Bali pertama karya I Nengah Jati yang berjudul "Silunglung" yang merupakan kumpulan puisi berbahasa Bali.

Tampil sebagai pembedah yaitu penulis Bali I Gede Putra Ariawan dan Dewa Ayu Carma Citrawati.

Menurut Putra Ariawan, Jati dalam berkarya sangat memperhatikan setiap kata yang akan ditulis hingga memperhatikan rima juga tata bahasa.

"Semua puisi yang ada dalam buku ini terlihat bahwa Jati sangat memperhatikan rima akhir. Begitu juga pada baris pada bait puisinya," kata Putra.

Menurut Putra, Jati juga banyak menggunakan istilah-istilah Jawa Kuna yang memang agak sulit dipahami.

Sementara itu, Carma Citrawati mengatakan puisi yang hadir dalam buku tersebut sangat kental dengan 'bau' kekawin atau geguritan.

Hal yang mendasari itu dikarenakan latar belakang Jati yang belajar tentang sastra Klasik.

Pengarang, Nengah Jati berharap buku setebal 80 halaman dapat ikut menyumbangkan jasanya untuk bahasa Bali dengan karya berupa puisi.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved