33 KK di Dusun Sogra Terisolasi, Terjangan Banjir Hancurkan Jembatan

Sebanyak 33 kepala keluarga (KK) warga Bukit Galah, Dusun Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat terisolasi

33 KK di Dusun Sogra Terisolasi, Terjangan Banjir Hancurkan Jembatan
Tribun Bali/Saiful Rohim
PUTUS - Warga Bukit Galah, Dusun Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat sedang bergotong-royong membuat jembatan darurat, Jumat (30/11/2018). Jembatan ini dibangun lantaran jembatan gorong ambruk tergerus banjir dua hari lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Sebanyak 33 kepala keluarga (KK) warga Bukit Galah, Dusun Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat terisolasi.

Jembatan yang setiap hari mereka pakai untuk beraktivitas ke luar wilayah jebol diterjang banjir, Kamis (29/11/2018) sekitar pukul 17.00 Wita.

Kepala Dusun Sogra, Nyoman Muliarta menjelaskan, warga yang terisolasi tak bisa beraktivitas.

Putusnya jembatan tersebut membuat kegiatan berdagang mereka berhenti sementara.

Selain itu, siswa terpaksa meliburkan diri.

Menyeberang dengan jalan kaki pun tak bisa, terlebih kendaraan.

Hal yang membuat warga waswas adalah, jarak rumah mereka dengan Gunung Agung yang hanya lima kilometer.

"Warga di Bukit Galah terisolasi. Mereka mengaku takut dengan kondisi ini. Rumahnya dekat lereng Gunung Agung, jaraknya sekitar lima kilometer dari puncak gunung," kata Muliarta, Jumat (30/11/2018).

Warga yang terisolasi berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut.

Dengan ini masyarakat tidak takut dan khawatir jika ada sesuatu.

Halaman
123
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved