Garuda Indonesia Dukung Bali dalam Peningkatan Kunjungan Wisatawan China

Garuda Indonesia mendukung kegiatan pariwisata di Bali berkaitan dengan peningkatan kunjungan wisatawan

Garuda Indonesia Dukung Bali dalam Peningkatan Kunjungan Wisatawan China
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
(kanan ke kiri) Ketua Bali Tourism Board, Ida Bagus Agung Partha Adnyana; Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, AA Yuniarta Putra dan Manager Garuda Indonesia untuk Bali, Joseph Adrian Saul, saat melakukan jumpa pers di Kantor Bali Tourism Board pada Jum'at (30/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Semenjak muncul kasus wisatawan China beberapa waktu lalu, kunjungan wisatawan China ke Bali dinilai berkurang oleh sejumlah pihak.

Meski demikian, pertengahan Desember mendatang, kedatangan turis China ini diprediksi akan kembali seperti semula.

Hal ini juga sehubungan dengan berangkatnya Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati ke Beijing dan Shanghai bersama beberapa stakeholder pada Sabtu hingga Jumat mendatang, 1-7 Desember 2018, guna melakukan promosi terhadap pariwisata Bali dengan tujuan bisa menggaet wisatawan menengah keatas.

Baca: Paris Putuskan akan Mencabut Gelar Kehormatan Kebebasan dari Aung San Suu Kyi

Baca: Rencana Finansial adalah Tujuan Hidup, Ini yang Harus Anda Perhatikan Sebelum Berinvestasi

Baca: Tembak Kepala Gunakan Senjata Api Langka, Bule Jerman Tewas Bersimbah Darah di Sanur

Oleh karena itu, Indonesia'>Garuda Indonesia siap mendukung hal tersebut kepada pemerintah.

Manajer Indonesia'>Garuda Indonesia untuk Bali, Joseph Adrian Saul menegaskan bahwa selalu siap mendukung kegiatan dari Bali Tourism Board dan segala stakeholder di Bali berkaitan dengan peningkatan kunjungan wisatawan.

"Garuda juga butuh penumpang, Bali juga butuh pengunjung. Nah, kita kerja sama sehingga menimbulkan sinergi positif," jelasnya saat melakukan konferensi pers bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan Ketua Bali Tourism Board di Kantor Bali Tourism Board pada Jumat (30/11/2018) kemarin.

Dijelaskannya, peningkatan wisatawan China untuk datang ke Bali akan didukung oleh Garuda Indonesia di Beijing dan Shanghai, serta kota-kota lain yang akan segera dibuka.

Baca: Usai Widodo Cahyono Putro Tak Lagi Bersama Bali United Kini Nama Mario Gomez Menguat

Baca: 10 Quotes Terbaik Mengawali Desember, Cocok sebagai Caption di Media Sosial

Sehingga ketika kunjungan turis China memasuki masa 'bis session', pihak Indonesia'>Garuda Indonesia telah siap.

Hal ini tentu mendorong kunjungan pariwisata Bali lebih baik.

Joseph merasa bahwa pasar China merupakan yang cukup besar bagi pariwisata di Indonesia khususnya Bali.

Namun demikian, pasar ini harus dikendalikan dengan baik oleh pemerintah Indonesia dan Bali sehingga tidak menjadi bumerang bagi Bali sendiri.

"Kami juga akan membantu penataan pariwisata Bali sehingga bisa menghasilkan kesan yang baik," jelasnya.

Bahkan, Joseph menargetkan penerbangan Garuda pada pertengahan Desember 2018 meningkat hingga 80 persen, termasuk Natal dan Tahun Baru 2019. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved