BNNK Gianyar Libatkan Prajurit TNI Sebagai Kader Melawan Narkoba

Upaya membebaskan diri dari pengaruh narkoba di lingkungan TNI terus digalakkan melalui program rutin P4GN

BNNK Gianyar Libatkan Prajurit TNI Sebagai Kader Melawan Narkoba
Istimewa/Kodim 1616/Gianyar
Kodim 1616/Gianyar menindaklanjuti program P4GN dengan melaksanakan penyuluhan narkoba dan tes urine bagi anggotanya, bekerja sama dengan BNNK Gianyar bertempat di Makodim 1616/Gianyar, Senin (03/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Upaya membebaskan diri dari pengaruh narkoba di lingkungan TNI terus digalakkan melalui program rutin P4GN yang telah ditetapkan oleh institusi TNI.

Kodim 1616/Gianyar menindaklanjuti program tersebut dengan melaksanakan penyuluhan narkoba dan tes urine bagi anggotanya, bekerja sama dengan BNNK Gianyar bertempat di Makodim 1616/Gianyar, Senin (03/12/2018).

Pelaksanaan penyuluhan dan tes urine diikuti oleh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Makodim 1616/Gianyar, yang diawasi langsung oleh Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat, serta melibatkan tim BNNK Gianyar yang sekaligus memberikan pengetahuan tentang bahaya narkoba, dan sinergitas antara BNNK Gianyar dengan TNI khususnya dengan unsur Babinsa.

Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Asep Noer Rokhmat dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengendalikan, melakukan tindakan preventif atau pencegahan narkoba di lingkungan Kodim 1616/Gianyar.

Dikatakannya, salah satu elemen penting dalam perang melawan narkoba adalah instansi pemerintah, khususnya aparat TNI yang harus memberikan suri tauladan kepada masyarakat.

"Harapan saya anggota Kodim 1616/Gianyar tidak ada yang telibat, baik sebagai pengguna maupun pengedar narkoba karena apabila ada anggota yang terlibat ganjarannya itu sangat berat, yaitu menjalani proses hukum sampai dengan pemecatan, untuk itu mari kita hindari narkoba, jangan sampai kita tergoda dan terbujuk rayu narkoba," ujar Dandim di hadapan seluruh Personel Kodim 1616/Gianyar.

Sementara itu, Staf Penyuluh BNNK Gianyar, Ganal Valiant Gaffuri saat mengisi penyuluhan mengajak peserta meningkatkan sinergitas antara BNNK Gianyar dengan anggota Kodim, khususnya Babinsa untuk bersama-sama memerangi narkoba karena BNNK Gianyar juga sudah membentuk kader yang melibatkan unsur TNI, Kepolisian dan masyarakat.

"Kita berharap dengan sinergitas yang solid, Kabupaten Gianyar dapat terbebas dari narkoba," ungkapnya.

Hasil dari kegiatan tes urine kepada Personel Kodim 1616/Gianyar kali ini tidak ditemukan adanya Personel Kodim 1616/Gianyar yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved