Kota Denpasar Alami Inflasi 0,34 Persen di Bulan November

Dari tujuh kelompok pengeluaran yang ada tercatat enam di antaranya mengalami inflasi dengan nilai terbesar pada kelompok sandang,

Kota Denpasar Alami Inflasi 0,34 Persen di Bulan November
Tribun Bali / Busrah Hisam Ardans
Komang Elis melayani pembeli telur di jongkonya di Pasar Badung Baru, Selasa (17/7/2018). Harga telur ayam di Pasar Badung Baru rata-rata naik dari Rp 300 sampai Rp 500. 

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR - Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga pada bulan November 2018 di Kota Denpasar tercatat mengalami inflasi sebesar 0,34 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK 2012=100) sebesar 130,49.

Dari tujuh kelompok pengeluaran yang ada tercatat enam di antaranya mengalami inflasi dengan nilai terbesar pada kelompok sandang, yaitu 0,74 persen.

Baca: Video Viral Aksi Baku Hantam 2 Pebalap Motor di Lintasan, Dunia Balap Indonesia Kembali Dibuat Malu

Baca: Optimalkan Layanan Peserta, BPJS Kesehatan Singaraja Adakan Evaluasi Kader JKN

Baca: TRIBUN WIKI - Inilah 5 Daftar Perguruan Bela Diri di Badung-Denpasar

Baca: Menjadi Kader JKN Adalah Profesi Yang Membanggakan

Satu kelompok pengeluaran tercatat mengalami deflasi, yakni kesehatan sebesar 0,32 persen.

Dalam berita resmi statistik Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, secara rinci BPS Provinsi Bali menjelaskan bahwa inflasi pada bulan November 2018 tercatat disumbangkan oleh kelompok bahan makanan sebesar 0,0839 persen; kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,0819 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,0596 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,0477 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,0445 persen; kelompok sandang sebesar 0,0368 persen.

Kelompok pengeluaran yang tercatat memberikan andil deflasi yaitu kelompok kesehatan sebesar 0,0189 persen.

Jika dilihat berdasarkan komoditasnya, komoditas yang tercatat memberikan andil atau sumbangan inflasi pada bulan November 2018 antara lain biaya bimbingan belajar, tarif air minum PAM, bensin non subsidi, daging babi, beras, bawang merah dan pepaya. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved