Macet Parah, Santi Butuh 12 Jam Masuk TPA Suwung, Ini Penyebab yang Dikeluhkan Sopir

Akses masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Selasa (4/12/2018), tersendat.

Macet Parah, Santi Butuh 12 Jam Masuk TPA Suwung, Ini Penyebab yang Dikeluhkan Sopir
TRIBUN BALI/BUSRAH ARDANS
Kemacetan truk angkut sampah di TPA Suwung, Selasa (4/12/2018). 

Macet Parah, Santi Butuh 12 Jam Masuk TPA Suwung, Ini Penyebab yang Dikeluhkan Sopir

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Akses masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Selasa (4/12/2018), tersendat.

Kemacetan disebabkan jalan yang rusak dan sampah yang over load.

Sekitar ratusan truk sampah yang akan membuang sampah antre sejak pagi tadi.

Antrean truk sampah pun masih terjadi hingga Selasa sore.

Beberapa supir juga tampak keluar dari mobil, mematikan mesin dan mengobrol sesama supir di pinggir jalan.

Baca: UPDATE-12 Warga Sipil Berhasil Dievakuasi dari Nduga Papua, 3 Orang Alami Luka Tembak

Baca: 31 Pekerja Dibantai, Wiranto: Kejar Pelaku Sampai Ketemu, Para Korban itu Telah Berbakti pada Papua

Baca: Evakuasi 31 Jasad Korban Pembantaian Sore Ini, Tim Ini yang Akan Diterjunkan Langsung ke TKP

Baca: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Tv One Final Liga 2 2018 Semen Padang FC vs PSS Sleman

Dari raut wajah yang letih dan fisik yang kelihatan capek mereka menghibur diri dengan canda tawa.

Santi seorang supir truk sampah yang diwawancarai Tribun-Bali.com di lokasi, mengaku sudah sedari pagi tadi dirinya antri bersama truk sampah lainnya.

"Dari jam 5 pagi antre, sampai sekarang baru masuk di sini. Sudah 12 jam. Di atas jalan yang rusak ada juga sampah yang over load," ucap Santi.

Sementara itu Hartono, yang juga supir truk sampah mengatakan dirinya antre sejak pukul 10 pagi dan baru saja masuk di areal pembuangan pukul 17.30 WITA sore tadi.

Pria yang mengangkut sampah dari Canggu ini juga menyebut adanya kerusakan jalan di bagian atas jalan.

"Mulai lima hari yang lalu kayak gini. Mulai hujan malam itu. Jalan di atas juga rusak, berlubang, becek. Jadi macet begini," sebutnya. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved