Gojek Liga 1

Terkait Rumor Juara Liga 1 Sebagai Pemberian dari PSSI, Bos Persija Angkat Bicara

Gede Widiade pun terheran-heran mengapa pernyataan tersebut dikeluarkan setelah Persija Jakarta mau menjadi juara.

Terkait Rumor Juara Liga 1 Sebagai Pemberian dari PSSI, Bos Persija Angkat Bicara
kolase
kolase, Direktur Utama Persija, Gede Widiade dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade, memberikan komentar terkait banyaknya respons dari masyarakat pecinta sepak bola Tanah Air yang menilai gelar juara Macan Kemayoran nantinya adalah pemberian dari PSSI. 

Gede Widiade pun terheran-heran mengapa pernyataan tersebut dikeluarkan setelah Persija Jakarta mau menjadi juara.

Baca: Jadwal Pertandingan Liga Inggris Minggu Ini, Ada Duel Big Match MU Kontra Arsenal

Baca: Wirawan Mohon Keringanan, Dituntut 18 Bulan Terkait Dugaan Pungli Pengurusan Berkas Sertifikat Tanah

Baca: Sidang PK Gde Winasa Terkait Kasus Korupsi Dana Beasiswa

Baca: Permudah Konektivitas ke Kalimantan Timur, Citilink Indonesia Buka Rute Baru Jakarta-Samarinda

Padahal sebelum berada di puncak klasemen sementara Liga 1 2018 saat ini, Persija sempat berada di posisi buncit pada pekan ke-13.

Akan tetapi tim asuhan Stefano Cugurra itu terus berusaha untuk bangkit dan berhasil menjadi yang pertama sampai pekan ke-33 Liga 1 2018.

Persija pun berpeluang besar menjadi yang terbaik di Indonesia setelah unggul satu poin dari PSM Makassar.

Persija saat ini mengoleksi 59 poin, sementara PSM memiliki 58 poin, dan kedua tim itu menyisahkan satu pertandingan terakhir pekan ke-34 Liga 1 2018 yang digelar serentak pada Minggu (9/12/2018).

"Nabi Muhammad saja diganggu, lalu Yesus juga diganggu, apalagi Persija. Yang settingan yang apalah itu, udahlah biarkan saja," kata Gede Widiade, Rabu (5/12/2018).

"Saya berpesan kepada The Jak Mania, anjing menggonggong itu biasa, kalau anjing masuk rumah makan lalu ia membayar selepas makan, baru itu luar biasa. Jadi kalau anjing menggonggong biarkan saja. Kita hanya istighfar aja," ucap Gede Widiade menambahkan.

Gede Widiade hanya berpesan kepada para pemain Persija untuk terus berusaha dan membahagiakan masyarakat Jakarta serta The Jak Mania di pertandingan terakhir melawan Mitra Kukar.

Sementara untuk The Jak Mania juga diminta harus menjaga ketertiban pada pertandingan terakhir di Liga 1 2018.

"InsyaAllah pada 9 Desember 2018 nanti sekitar jam 19.00 WIB itu Allah yang sudah menentukan dan Pak Gubernur DKI Jakarta (Anies Baswedan) juga sudah menyeting ini itu," kata Gede Widiade.

"Untuk settingannya nanti jangan dibicarakan karena mendahului kehendak Allah itu tidak boleh," ucap pengusaha asal Surabaya, Jawa Timur, itu menambahkan.

Gede Widiade pun mendoakan yang terbaik kepada orang-orang yang menilai Persija juara karena sudah diseting PSSI.

Mantan manajer timnas U-23 Indonesia di SEA Games 2015 itu juga meminta kepada The Jak Mania jangan meladeni pernyataan-pernyataan di sosial media terkait kabar tersebut.

"Orang kecewa itu kan kalau diajak bicara terus pasti akan menambah kekecewaan. Kita doakan bersama orang yang kecewa itu hilang kekecewaannya, mereka bisa bahagia pada saat siapapun yang besok juara," ucap Gede Widiade.(*)

Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved