Apel Gelar Pasukan dan Sarpas Personel Polda Bali Jelang Pengamanan Pileg dan Pilpres 2019

Ratusan personel Ditsabhara dan Ditpamobvit melaksanakan gelar pasukan dan sarpras dalam rangka kesiapan pengamanan Pilpres dan Pileg 2019

Apel Gelar Pasukan dan Sarpas Personel Polda Bali Jelang Pengamanan Pileg dan Pilpres 2019
Humas Polda Bali
Direktorat Sabhara dan Pamobvit Polda Bali melaksanakan gelar pasukan dan sarpras di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Renon, Denpasar, Rabu (5/12/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam rangka mengecek kesiapan pengamanan Pilpres dan Pileg 2019, Direktorat Sabhara dan Pamobvit Polda Bali melaksanakan gelar pasukan dan sarpras di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Renon, Denpasar, Rabu (5/12/2018).

Gelar pasukan dan sarpras ini dicek langsung oleh Kabag Opsnalev Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol. Aridan Jeremia Roeroe, Kasipaminstal Subdit Pamwaster Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, AKBP Heri Guritno, dan Kasi Pam Lemneg Subditpam VIP Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, AKBP Roona Ratulangi.

Ratusan personel Ditsabhara dan Ditpamobvit berikut dengan kendaraan dinas berjajar rapi di lapangan.

Kendaraan terdiri dari mobil AWC, mobil SAR, mobil satwa, bus, truk, sepeda motor, mobil dan sepeda gayung untuk patroli dilakukan pengecekan kelengkapan.

Bahkan, pemeriksaan juga dilakukan terhadap SIM personel yang mengawaki kendaraan tersebut.

Personel yang mengikuti apel juga ditanya tentang tugas pokoknya saat melaksanakan tugas sehari-hari berkaitan dengan pemilu 2019.

Kombes Pol. Aridan Jeremia Roeroe dalam arahannya mengatakan, apel gelar pasukan dan sarpras ini merupakan rangkaian dari kegiatan Monev pengawasan, pelaksanaan, pengamanan Obvitnas dan objek tertentu, serta pengamanan pejabat VIP dalam rangka Pilpres dan Pileg 2019.

“Kami datang untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Ditsabhara dan Ditpamobvit Polda Bali dalam pengamanan Pemilu 2019,” ujarnya.

Di hadapan ratusan personel, perwira melati tiga dipundak ini menyampaikan bahwa pimpinan Polri terus mengingatkan kepada seluruh personel Polri, khususnya jajaran Sabhara bahwa riak-riak seputar Pemilu sudah terasa di tengah-tengah masyarakat.

Menyikapi hal itu, Sabhara dituntut untuk melaksanakan kegiatan yang bersifat pencegahan.

Sesuai Perkap 01 Tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan bahwa pada saat menghadapi peristiwa besar tidak lagi menunggu kejadian baru mengerahkan pasukan.

Dikatakannya, saat ini jika diketahui akan ada peristiwa atau kejadian besar, Sabhara wajib melaksanakan kegiatan kepolisian yang bersifat pencegahan yaitu patroli.

“Patroli yang harus dilaksanakan adalah banyak berbicara dengan masyarakat. Ini sebagai upaya pencegahan supaya tidak terjadi peristiwa atau kerusuhan sosial yang lebih besar di kemudian hari,” kata Kombes Pol. Aridan Jeremia Roeroe.

Menurutnya, dari hasil pengamatan saat pemeriksaan pasukan, sarana prasarana dan personel Polda Bali sudah siap melaksanakan pengamanan Pemilu 2019.

“Kita dari Mabes Polri akan mendukung sepenuhnya semua rencana yang sudah disiapkan untuk kegiatan pengaman ini,” tegas perwira ramah dan murah senyum ini.(*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved