Ditetapkan Jadi Tersangka, Sudikerta Belum Juga Diperiksa Polisi, Ternyata Ini Alasannya

Polda Bali masih intensif melakukan pemeriksaan terhadap politisi Golkar, I Ketut Sudikerta.

Ditetapkan Jadi Tersangka, Sudikerta Belum Juga Diperiksa Polisi, Ternyata Ini Alasannya
Tribun Bali
Mantan wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta 

Ditetapkan Jadi Tersangka, Sudikerta Belum Juga Diperiksa Polisi, Ternyata Ini Alasannya

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polda Bali masih intensif melakukan pemeriksaan terhadap
politisi Golkar, I Ketut Sudikerta.

Sudikerta ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan kasus Tindak Pidana Penipuan atau Penggelapan dan/atau Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hengky Widjaja dalam konferensi pers Operasi Pekat Agung di Polda Bali, siang tadi mengatakan, masih mendalami pemeriksaan.

Baca: KPPAD: Remaja Tak Merasa Telah Hamil, Saat Sadar Cari Informasi Aborsi Via Internet

Baca: 1200 Responden dari 24 Sekolah di Denpasar, 43,86% Lakukan Seks Tanpa Kondom, 10,28% Pernah Aborsi

Baca: Survei KISARA Ungkap Perilaku Seks Remaja Denpasar, Usia 11-15 Tahun Sudah Berhubungan Intim

Pihak Polda pun belum bisa memberikan jadwal-jadwal terkait pemanggilan Sudikerta sebagai tersangka.

"Sejak ditetapkan tersangka, Sudikerta masih intensif dilakukan pemeriksaan namun untuk jadwal-jadwalnya belum bisa kami berikan karena ada selalu perubahan-perubahan," kata dia di hadapan wartawan, Kamis (6/12/2018).

Ia berharap rekan-rekan wartawan bersabar dan interaktif mengenai jadwalnya.

"Sehingga kadang yang dipanggil bisa, kadang juga tidak. Jadi, jika teman wartawan bertanya jadwal fix, kami tidak bisa. Kalaupun bisa pasti sifatnya mendadak," ujarnya.

Secara umum kata dia, seperti itu saksi-saksi lain juga diperiksa.

Pencekalan terhadap Sudikerta pun dilakukan jika berupaya melarikan diri ke luar negeri.

Pihaknya kini telah bekerja sama dengan imigrasi untuk mengantisipasinya.

"Kita sudah kerja sama dan koordinasi dengan Imigrasi untuk mengantisipasinya. Pihak kami penyidik atau Polri bekerja sama dengan pihak imigrasi," jelas Hengky.

Sampai saat ini pihaknya belum kembali memanggil Sudikerta.

"Belum. Masih saksi-saksi lainnya," ucapnya singkat. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved