KPPAD: Remaja Tak Merasa Telah Hamil, Saat Sadar Cari Informasi Aborsi Via Internet

Dalam beberapa kasus, KTD pada remaja kata dia bahkan tidak tahu kalau dirinya hamil.

KPPAD: Remaja Tak Merasa Telah Hamil, Saat Sadar Cari Informasi Aborsi Via Internet
istimewa
ilustrasi siswi hamil duluan 

KPPAD: Remaja Tak Merasa Telah Hamil, Saat Sadar Cari Informasi Aborsi Via Internet

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Komisioner Divisi Hukum dan Advokasi di Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali, Ni Luh Gede Yastini pun angkat bicara soal fenomena seks di kalangan pelajar.

Menurut dia, minimnya pengetahuan remaja soal hak reproduksi ini memang harus menjadi perhatian serius.

Dalam beberapa kasus, KTD pada remaja kata dia bahkan tidak tahu kalau dirinya hamil.

Setelah kejadian, lanjut dia, mereka lalu mencari informasi terkait bahkan informasi untuk menggugurkan anaknya di internet, bukan pada tenaga medis.

Baca: Survei KISARA Ungkap Perilaku Seks Remaja Denpasar, Usia 11-15 Tahun Sudah Berhubungan Intim

Baca: 1200 Responden dari 24 Sekolah di Denpasar, 43,86% Lakukan Seks Tanpa Kondom, 10,28% Pernah Aborsi

Baca: Nyoman Sumi yang Ramah Itu Pergi Selamanya, Sopir Truk Kabur Tinggalkan Korban Terjepit di Tebing

"Padahal info belum jelas keberadaannya. Dari kasus yang berhasil diungkap kami, remaja mencari tahu cara-cara aborsi dari internet dan membeli obat yang digunakan untuk aborsi juga secara online," terangnya.

Bahkan, lanjut dia, sejak tahun 2017 kasus pembuangan bahkan pembunuhan bayi banyak terjadi.

Selama ini, pengetahuan tentang hak reproduksi bagi anak masih dianggap hal tabu.

"Padahal ini penting dan harus diberikan. Tentunya sesuai dengan usia anak secara bertahap," tandasnya. (*)

Penulis: eurazmy
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved