Berita Banyuwangi

Universitas Muhamadiyah Sidoarjo Belajar Pelayanan Publik Banyuwangi

Dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) datang ke Banyuwangi untuk belajar pelayanan publik.

Universitas Muhamadiyah Sidoarjo Belajar Pelayanan Publik Banyuwangi
SURYA MALANG/HAORRAHMAN
Dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) datang ke Banyuwangi untuk belajar pelayanan publik, Kamis (6/12/2018). 

Universitas Muhamadiyah Sidoarjo Belajar Pelayanan Publik Banyuwangi

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) datang ke Banyuwangi untuk belajar pelayanan publik.

Sebanyak 80 mahasiswa program studi (prodi) Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Umsida datang ke Banyuwangi untuk belajar dan tentang kebijakan dan pelayanan publik, serta pola kepemimpinan yang diterapkan di Banyuwangi.

Mereka diterima dan diberi kesempatan langsung sharing bersama Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Ketua Prodi Ilmu Administrasi Publik Fakultas FISIP Umsida, Lailur Musyidah, menyatakan, alasan memilih Banyuwangi sebagai lokasi studi banding ini, karena pesatnya kemajuan Banyuwangi dalam lima tahun terakhir.

Baca: KPPAD: Remaja Tak Merasa Telah Hamil, Saat Sadar Cari Informasi Aborsi Via Internet

Baca: 1200 Responden dari 24 Sekolah di Denpasar, 43,86% Lakukan Seks Tanpa Kondom, 10,28% Pernah Aborsi

Baca: Survei KISARA Ungkap Perilaku Seks Remaja Denpasar, Usia 11-15 Tahun Sudah Berhubungan Intim

Baca: Nyoman Sumi yang Ramah Itu Pergi Selamanya, Sopir Truk Kabur Tinggalkan Korban Terjepit di Tebing

“Kami sudah terlalu sering mendengar kehebatan Banyuwangi melalui media, prestasinya banyak sekali. Ini yang menginspirasi kami untuk belajar ke sini,” kata kaprodi di Aula Minakjinggo, Kamis (6/12/2018).

Selama ini, kata Lailur, pihaknya hanya membaca teori-teori pelayanan publik tanpa tahu praktiknya.

“Dengan datang kesini kami ingin mengetahui praktek pelayanan publik yang sesungguhnya. Makanya saya ajak rekan-rekan dosen lintas prodi dan mahasiswa untuk belajar banyak hal dari Banyuwangi. Khususnya kebijakan dan pelayanan publik, serta kepemimpinan yang menurut saya tiada duanya,” ujar Lailur.

Bupati Anas menyampaikan senang bisa sharing dan berbagi ilmu tentang kebijakan pelayanan pubik dengan dosen dan mahasiswa Umsida.

Anas mengatakan Banyuwangi memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat merupakan priorotas utama.

Halaman
12
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved