Kasubdit Regident Polda Bali Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus Bagi Moge

Kompol Ricko Abdillah Andang Taruna menegaskan bahwa semua kendaraan yang beroperasi di jalan raya wajib memenuhi ketentuan yang berlaku

Kasubdit Regident Polda Bali Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus Bagi Moge
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Kasubdit Regident Ditlantas Polda Bali, Kompol Ricko Abdillah Andang Taruna saat melakukan jumpa pers di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali, Kamis (6/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasubdit Regident Ditlantas Polda Bali, Kompol Ricko Abdillah Andang Taruna menegaskan bahwa semua kendaraan yang beroperasi di jalan raya wajib memenuhi ketentuan yang berlaku termasuk motor gede (moge).

"Mau itu moge, mau itu motor biasa mereka tetap harus memiliki surat-surat yang sah," katanya usai melakukan jumpa pers di kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali, Kamis (6/12/2018).

Baginya moge itu hanya sebuah julukan bagi motor besar, di luar itu seperti STNK tidak berisi penjelasan motor tersebut termasuk moge atau tidak.

"Tetap saja dia kendaraan bermotor R2," jelasnya lagi.

Motor-motor moge ini, kata dia, perlakuannya sama seperti motor pada umumnya yang beroperasi di jalanan.

"Tidak ada sama sekali (perlakuan khusus), karena itu semua sama di mata hukum. Dan kalau moge mau jalan di jalan raya ya harus (memenuhi ketentuan)," kata dia.

Dahulu, kata dia, saat dirinya bertugas di Jawa Barat banyak moge-moge yang ditangkap oleh jajaran kepolisian dikarenakan tidak memiliki surat-surat yang sah.

Sampai saat ini, untuk wilayah Bali, Kompol Ricko mengatakan bahwa belum ada permasalahan terkait keberadaan moge ini. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved