Melihat Pembuatan Kerajinan Dream Catcher di Kampung Tepi Siring

Kampung Tepi Siring, Badung, Bali, diramaikan dengan pengrajin dream catcher

Melihat Pembuatan Kerajinan Dream Catcher di Kampung Tepi Siring
Tribun Bali/Rino Gale
Mayoritas warga Kampung Tepi Siring, Badung, menggeluti kerajinan dream catcher, Jumat (7/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kampung Tepi Siring, Badung, Bali, diramaikan dengan pengrajin dream catcher.

Kerajinan ini merupakan sebuah hiasan dinding yang khas dengan bulu ayam warna-warni.

Seorang pengrajin, Abu Zaini yang sudah 4 tahun menekuni kerajinan dream catcher mengatakan, dalam pembuatan dream catcher para pengrajin menggunakan pipa bekas yang telah dipotong sesuai ukuran yang dibutuhkan.

Lalu, dirajut seperti sarang laba-laba dan dihiasi pernak-pernik seperti monte.

Ia menjelaskan, bulu yang digunakan pun beragam, mulai dari bulu Merpati, Angsa, Bebek dan Ayam, dengan ukuran dan kualitas bulu yang berbeda.

Sehingga harganya pun beragam.

"Umumnya kalau ukuran yang paling kecil 4 cm dihargai Rp 5.500 per buah, dan yang paling besar 50 cm itu Rp 75 rb per buah. Namun, itu tergantung juga dengan banyak bulu dan kualitas bulunya. Semakin banyak bulu yang digunakan, semakin besar ukuran dan semakin bagus kualitas, harganya juga bertambah," ujarnya, Jumat (7/12/2018)

Pengrajin lain bernama Khusnul bercerita dalam satu hari dia bisa membuat 200 dream catcher.

Sementara upahnya merangkai dream catcher dihargai Rp 200 per hari, dengan kuantitas yang beragam.

Khusnul juga bercerita bahwa kebanyakan pengrajin di Tepi Siring adalah para ibu rumah tangga yang mengisi waktu luang.

Konon, dream catcher sendiri diminati oleh para turis mancanegara karena dipercayai dapat menangkal hal-hal buruk yang akan masuk ke rumahnya.

Beberapa di antaranya menggantungkan dream catcher di depan pintu masuk atau halaman rumahnya.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved