Perolehan Pajak Kendaraan Bermotor Lewat Pemutihan Mencapai Rp 130 Miliar

Dispenda provinsi Bali melakukan pemutihan terhadap pajak kendaraan bermotor

Perolehan Pajak Kendaraan Bermotor Lewat Pemutihan Mencapai Rp 130 Miliar
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Dari kiri ke kanan, Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali, Huntal Paruhan Simanjuntak; Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, I Dewa Gede Mahendra Putra; Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali, I Made Santha; dan Kasubdit Redigen Ditlantas Polda Bali, Ricko Taruna, saat melalukan jumpa pers di kantor Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Bali pada Kamis (6/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Bali melakukan pemutihan terhadap pajak kendaraan bermotor (PKB) selama empat bulan mulai dari 13 Agustus hingga 14 Desember 2018.

Pelaksanaan pemutihan ini berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali No. 55 tahun 2018 tentang pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi berupa bunga dan denda terhadap pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor.

Meski baru akan berakhir pada 14 Desember 2018 mendatang, nyatanya perolehan pajak yang didapatkan telah melebihi dari target yang dicanangkan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali, I Made Santha menjelaskan bahwa data kendaraan yang ditargetkan untuk dapat memanfaatkan pemutihan ini diperkirakan mencapai 201.057 unit yang potensi PKB-nya sebesar Rp 96,3 miliar lebih.

"Angka 201 ribu itu angka tidak kecil itu. Dan itu adalah utang pajak semua dan harus kami tagih selama empat bulan," terangnya saat melakukan jumpa pers di kantornya bersama Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, I Dewa Gede Mahendra Putra, Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali, Huntal Paruhan Simanjuntak, dan Kasubdit Redigen Ditlantas Polda Bali, Ricko Taruna pada Kamis (6/12/2018).

Namun nyatanya, berdasarkan perhitungan pihaknya hingga 4 Desember 2018 lalu, program pemutihan ini telah dimanfaatkan oleh 260.949 wajib pajak dengan perolehan PKB hampir Rp 130 miliar.

Dari angka itu, tiga UPT Samsat yang paling banyak dimanfaakan oleh masyarakat yakni UPT Samsat Denpasar (Rp 39 miliar lebih), UPT Samsat Badung (Rp 15 miliar lebih) dan UPT Samsat Pembantu Renon (Rp 10 miliar lebih).

Meski kini telah mencapai target yang dicanangkan, Santha menuturkan bahwa pada bulan kedua pencapaian sempat tidak melebihi dari setengahnya.

Akhirnya, kata dia, Dispenda Bali bersama Kasubdit Redigen dan Kacab Jasa Raharja melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pemutihan tersebut.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved