Titik Gempa Berpotensi Geser dari Lombok ke Bali, Begini Penjelasan dari ACT

Bali berpotensi dilanda gempa dan tsunami dikarenakan adanya sesar Bali Flores yang aktif sama dengan sesar yang ada Palu Koro di Sulawesi.

Titik Gempa Berpotensi Geser dari Lombok ke Bali, Begini Penjelasan dari ACT
Tribun Bali/Saiful Rohim
Bale Gong Pura Subak Abian Ketapang di Banjar Dinas Pengalon, Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem, ambruk pada Kamis (6/12/2018). Babinsa bersama kepala dusun mengecek kondisi Bale Gong. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali berpotensi dilanda gempa dan tsunami dikarenakan adanya sesar Bali Flores yang aktif sama dengan sesar yang ada Palu Koro di Sulawesi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Vice President Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar, Kamis (6/12) di Denpasar.

"Kalau terjadi pergeseran titik gempa dari Lombok masuk ke Bali, bisa jadi sedahsyat Lombok. Kalau pusatnya di darat akan terjadi gempa besar dan kalau di bibir pantai atau laut, akan terjadi tsunami," kata Ibnu.

Selain itu, Bali bagian selatan juga memiliki potensi terjadinya likuifaksi. Namun demikian, Ibnu Khajar tidak membeberkan lebih jauh terkait perkiraan wilayah dan luasan potensi likuifaksi tersebut.

"Kami tidak bisa buka pada masyarakat, harapannya pemerintah bisa melakukan assessment (perkiraan). Kalau ternyata ada (potensi likuifaksi, red), secara bertahap melakukan edukasi. Yang membunuh masyarakat bukan bencana tapi ketidaksiapan masyarakat saat terjadinya bencana," paparnya.

Ia mengatakan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan ahli geologi perlu diturunkan, dan masyarakat perlu disiapkan ruang strategis di Bali secara bertahap.

Ia menambahkan, potensi kekuatan gempa yang bisa terjadi di Bali tidak jauh berbeda dengan potensi di Lombok.

"Tidak jauh beda dengan di Lombok kemarin yang 7,4 SR kan, ya sekitar itu juga potensi di Bali. Tergantung pusat gempanya," katanya.

Ia menambahkan saat ini pusat gempa masih di wilayah Lombok.

Namun, ia menambahkan, yang perlu mendapat perhatian serius dan menjadi kekhawatirannya adalah kemungkinan pergerakan titik gempa ke Bali.

Halaman
1234
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved