Cenik Meninggal Usai Dengar Suara Gemuruh Disertai Petir

Menurut keluarga korban, Made Karta, Cenik meninggal setelah mendengar suara gemuruh disertai petir

Cenik Meninggal Usai Dengar Suara Gemuruh Disertai Petir
Istimewa/Polsek Selat
Keluarga Ni Wayan Cenik (45) saat berada di Puskesmas, Sabtu (8/12/2018). Cenik meninggal setelah mendengar suara gemuruh disertai petir, Sabtu (8/12) sekitar pukul 03.00 Wita. Korban diduga meninggal akibat kaget dengar suara petir. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Ni Wayan Cenik (45) warga Babakan, Desa Peringsari, Kecamatan Selat meninggal setelah mendengar suara gemuruh disertai petir, Sabtu (8/12/2018) sekitar pukul 03.00 Wita.

Kejadiannya di rumah Ni Wayan Cenik, di Banjar Babakan.

Menurut keluarga korban, Made Karta, Cenik meninggal setelah mendengar suara gemuruh disertai petir.

Kejadian sekitar pukul 03.00 Wita.

Saat kejadian wanita berprofesi pedagang itu hendak melihat cucunya yang berada di kamar sebelah, dekat kamar korban.

Saat hendak membuka pintu tiba-tiba terdengar suara gemuruh disertai petir.

Lampu mendadak mati.

Wanita yang memiliki riwayat penyakit jantung itu terkapar di lantai sembari memanggil keluarga.

Beberapa menit kemudian, suami dan anak korban menghampiri.

"Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Selat. Sampai di Puskesmas korban dinyatakan meninggal dunia," kata Made Karta.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved