Bencana Tanah Longsor di Gianyar

Korban Yang Selamat Dari Tanah Longsor di Gianyar Alami Luka Serius, Keadaannya Kini Kritis

Pria yang merupakan kepala keluarga ini langsung dievakuasi menuju RS Dharma Yadnya.

Korban Yang Selamat Dari Tanah Longsor di Gianyar Alami Luka Serius, Keadaannya Kini Kritis
Tribun Bali / M Ulul Azmi
Keluarga besar korban tanah longsor Batubulan mulai berdatangan di Kamar Jenazah Instalasi Forensik RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Sabtu (8/12/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Satu keluarga terdiri dari lima orang menjadi korban peristiwa tanah longsor di Jalan Pratu Made Rambug Gang Taman Beji IV Banjar Sasih, Desa Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Sabtu (8/12/2018).

Adapun satu dari lima korban yang berhasil dievakuasi yakni Made Oktara Dwi Palguna.

Ia ditemukan dalam keadaan selamat meski dalam kondisi luka-luka.

Pria yang merupakan kepala keluarga ini langsung dievakuasi menuju RS Dharma Yadnya.

Selang beberapa waktu kemudian, korban langsung dirujuk ke RSUP Sanglah untuk menjalani perawatan intensif akibat luka yang dialami cukup serius.

Kasubbag Humas RSUP Sanglah, Ketut Dewa Kresna mengatakan, korban selamat atas nama Made Oktara dirujuk ke RSUP Sanglah sekira pukul 10.20 Wita.

Dilaporkan bahwa korban saat ini tengah menjalani operasi akibat luka abdomen (bagian perut), dimana terjadi pendarahan akibat tertusuk benda tajam hingga membuat kondisi korban kritis.

Luka abdomen ini, kata dia, berupa pendarahan cukup serius.

"Pasien saat ini sedang di OK (Operatie Kamer /ruang operasi) untuk penanganan luka abdomen yang cukup kritis saat ini," ungkapnya dikonfirmasi Tribun Bali, Sabtu (8/12/2018).

Selain luka abdomen, lanjut dia, korban juga mengalami fraktur atau patah tulang pada bagian lengan.

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved