ASW Berencana Gelar Lebih Banyak Turnamen Basket di Bali  

BBM Viking Surabaya akhirnya menjadi juara All Star Winners (ASW) CUP 2018 setelah mengalahkan tim Raket Denpasar dengan skor 104 -7

ASW Berencana Gelar Lebih Banyak Turnamen Basket di Bali  
Panitia Pelaksana ASW Cup 2018
ASW Cup 2018. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Turnamen basket All Star Winners (ASW) CUP 2018 yang berlangsung selama sepekan di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Bali tanggal 2-8 Desember 2018 telah berakhir.

Dalam pertandingan final ketagori senior putra yang berlangsung kemarin malam, tim BBM Viking Surabaya akhirnya menjadi juara setelah mengalahkan tim Raket Denpasar dengan skor 104 -7.

Sedangkan peringkat ketiga berhasil direbut oleh tim Flying Wheel Makassar setelah menggungguli lawannya tim Takapi Denpasar.

Di kategori kelompok umur 14 tahun (KU 14) yang diikuti oleh enam tim dan menggunakan sistem kompetisi penuh, tim Elite Denpasar berhasil meraih juara pertama dan disusul oleh tim Sonic Samarinda di peringkat kedua, sedangkan peringkat ketiga diperoleh tim Juanda Bogor.

Penggagas turnamen ASW Cup 2018 dan juga Owner ASW, Ali Santoso Wibowo kedepannya berkomitmen untuk terus menggelar berbagai kegiatan olahraga di Provinsi Bali, seperti menggelar kejuaraan basket di usia dini, tingkat pelajar maupun turnamen senior dengan skala yang lebih besar lagi.

“Di ASW Cup 2018 ini kita bisa melihat bibit-bibit basket yang banyak terjaring dari KU-12 pada pertandingan eksibisi dan KU 14, dan juga kategori senior. Saya lihat pebasket asal Bali tidak kalah level permainannya, misalnya dengan tim BBM Viking Surabaya yang banyak dihuni eks/mantan pemain pro. Selanjutnya ASW akan merencanakan berbagai kegiatan olahraga basket dan beberapa cabang lainnya. Untuk itu, perlu adanya GOR yang lebih representatif dan kami tengah berupaya untuk membangun GOR baru dengan kapasitas yang standar,” ucapnya di hadapan awak media.

Ia juga mengatakan bahwa Bali memiliki potensi yang sangat bagus di cabang olahraga basket dan lainnya namun hal itu belum maksimal.

“Bali sebenarnya punya potensi bagus di cabang plahraga basket dan juga cabang olahraga lainnya, tapi sayangnya belum terlalu maksimal.  Kuncinya mungkin kita perlu bersatu, duduk bersama dan melihat kedepan. Saya pun juga butuh masukan dari para sesepuh basket di Bali, bahkan kritikan membangun, supaya ASW dapat konsisten dengan komitmennya yakni memperbanyak kegiatan olahraga di Bali khususnya cabang basket,” lanjutnya.

Ketua Panitia ASW Cup 2018, Cokorda Raka Satrya Wibawa berterima kasih kepada seluruh peserta yang sudah mengikuti event tersebut.

Ia mengatakan rencananya tahun depan ASW akan menggelar open turnamen basket yang lebih besar dari ASW Cup 2018.

“Terima kasih kepada seluruh peserta, panita dan juga rekan-rekan media atas partisipasinya. Memang pekerjaan olahraga di Bali masih banyak mulai dari prasarana, perangkat pertandingan termasuk mendatangkan minat penonton untuk hadir langsung, Bali sendiri menjadi magnet hadirnya tim-tim dari luar, bahkan beberapa eks pemain pro ternama berlaga di ajang ini. Tahun depan ASW akan menggelar open turnamen basket yang lebih besar dan beberapa sponsor juga sudah mulai melirik, dan bertanya kepada kami selepas dua event yang telah diselenggarakan yakni Kadispora Cup 2018 dan termasuk ASW Cup 2018,” ujarnya.

Melihat semangat bertanding dari  pebasket KU 12 maupun KU 14 saat pertandingan ASW Cup 2018, ia yakin bahwa kedepannya olahraga basket di Bali akan semakin berkembang.

“Muaranya memang kita ingin prestasi, tapi kita tepikan itu dulu. Melihat semangat mereka bertanding di lapangan, khususnya pebasket KU 12 dan KU 14 Bali, saya sangat yakin, kedepannya basket di Provinsi Bali akan semakin bergairah lagi,” tuturnya.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved